Terkini

DPR RI Banten Soroti Maraknya Perundungan di Sekolah dan Kurangnya Pengawasan

Komisi X DPR RI menyoroti meningkatnya kasus perundungan di sekolah yang diduga dipicu lemahnya pengawasan serta masih mengakarnya budaya senioritas.

Komisi X DPR RI mengangkat isu maraknya perundungan dan kekerasan di lingkungan sekolah pada tanggal 15 Oktober 2026 di Serang, Banten. Anggota DPR dari daerah pemilihan Banten menilai bahwa lemahnya pengawasan serta budaya senioritas merupakan faktor utama yang memperburuk kondisi tersebut.

Faktor Penyebab Perundungan

Selain pengawasan yang kurang ketat, minimnya saluran pengaduan yang aman juga menyulitkan korban untuk melapor. Kondisi ini menyebabkan upaya pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah menjadi kurang efektif.

Dampak dan Tindakan yang Diperlukan

Perundungan di sekolah tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis siswa, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar. Oleh karena itu, Komisi X DPR RI mendorong peningkatan pengawasan serta penyediaan saluran pengaduan yang aman dan mudah diakses oleh siswa.

Kami akan mendorong kebijakan yang lebih tegas untuk mengatasi perundungan di sekolah, ujar anggota Komisi X DPR RI asal Banten.

Komisi X DPR RI mendorong penguatan regulasi dan pengawasan di lingkungan sekolah untuk menekan angka perundungan. Upaya ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan nyaman bagi para siswa, sehingga mereka dapat fokus tanpa rasa takut menghadapi kekerasan atau intimidasi.

Sumber: Satelit News

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *