Terkini

Sachrudin Instruksikan OPD Tuntaskan Program 2026, Penanganan Banjir Jadi Perhatian

Sachrudin minta OPD tuntaskan program 2026 dengan menjaga kualitas pembangunan, memperkuat pelayanan publik, dan meningkatkan koordinasi penanganan banjir.

Image Source: www.bantenekspres.co.id

TANGERANG – Wali Kota Tangerang Sachrudin meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat penyelesaian program pembangunan tahun anggaran 2026. Memasuki November, seluruh kegiatan ditargetkan rampung tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas dan manfaat bagi masyarakat.

Instruksi tersebut disampaikan Sachrudin saat memimpin apel pagi pegawai Pemerintah Kota Tangerang, Senin (2/11/2026). Ia meminta kepala OPD, khususnya perangkat daerah teknis, melakukan evaluasi secara rutin agar berbagai kendala pelaksanaan program segera ditangani.

Sachrudin menegaskan, percepatan pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran. Seluruh pekerjaan harus memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain pembangunan, Sachrudin mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Ia meminta seluruh pegawai menjadi teladan, termasuk menunjukkan sikap hormat ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, Pemkot Tangerang perlu memperkuat kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.

Dalam arahannya, Sachrudin turut menyoroti persoalan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah. Ia meminta OPD meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta memastikan setiap pengaduan masyarakat ditindaklanjuti hingga tuntas.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap penanganan banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang. Sachrudin menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dilakukan sebelum musim hujan, bukan hanya ketika banjir sudah terjadi.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Banten dalam menangani persoalan banjir.

Koordinasi tersebut diperlukan, terutama dalam penanganan sungai dan pembebasan lahan yang masih menghadapi kendala administrasi maupun sengketa kepemilikan.

Sachrudin juga menyinggung peninjauan dan susur sungai bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Gubernur Banten Andra Soni di kawasan Kali Angke pada Jumat (30/10/2026).

Menurutnya, penanganan banjir membutuhkan sinergi lintas pemerintahan tanpa terhambat persoalan batas kewenangan.

Sejumlah upaya normalisasi sungai juga telah dilakukan, di antaranya di Kali Sabi dan Kali Angke. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi sedimentasi, memperlancar aliran air, serta meminimalkan risiko banjir di kawasan rawan genangan.

Sachrudin berharap seluruh OPD dapat meningkatkan koordinasi dan menyelesaikan program sesuai target, sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat Kota Tangerang.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *