Terkini

Kapolda Jambi Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi dengan Polisi untuk Menjaga Kamtibmas

Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo mengajak masyarakat memperkuat sinergi dengan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Image Source : https://jambi.antaranews.com

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol. Widodo, mengajak masyarakat memperkuat kerja sama dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan salat Zuhur berjamaah yang dilanjutkan dengan dialog bersama warga di Masjid Al-Muhajirin, Perumnas, Kota Jambi, pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Widodo menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan humanis serta komunikasi terbuka. Ia mendorong warga agar tidak ragu menyampaikan informasi, keluhan, maupun kritik kepada kepolisian sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Kapolda juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai gangguan keamanan, seperti penyalahgunaan narkoba, pencurian kendaraan bermotor, pelanggaran lalu lintas, penggunaan knalpot yang tidak sesuai ketentuan, serta aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Dalam dialog tersebut, sejumlah warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kendala pembayaran pajak kendaraan akibat perbedaan data identitas, aktivitas anak-anak dan remaja pada malam hari, hingga penggunaan knalpot bising. Masyarakat juga mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan pokok, antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang diduga berkaitan dengan pelangsiran BBM bersubsidi, serta dugaan perilaku arogan oknum di lingkungan SPBU.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolda menyatakan bahwa persoalan yang menjadi kewenangan kepolisian akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan satuan terkait. Sementara itu, permasalahan yang melibatkan lintas sektor akan dikoordinasikan dengan instansi berwenang agar dapat ditangani sesuai tugas masing-masing.

Khusus terkait penggunaan knalpot bising atau knalpot brong, penindakan direncanakan mulai November 2026. Kepolisian juga akan memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak menjual knalpot yang tidak memenuhi ketentuan.

Widodo turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menghadapi gangguan keamanan, termasuk peristiwa yang diduga melibatkan geng motor. Warga diminta segera melaporkan kejadian melalui layanan kepolisian 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat sehingga dapat ditangani sesuai prosedur hukum.

Selain menjaga kamtibmas, Polda Jambi juga menjalankan program Polisi Peduli Pengangguran melalui pemetaan dan kunjungan ke Satuan Pelatihan PVP Provinsi Jambi. Upaya penanaman bawang putih turut dilakukan sebagai bagian dari langkah membantu menekan kenaikan harga komoditas tersebut.

Melalui kegiatan dialog langsung dengan masyarakat, Polda Jambi berharap hubungan antara kepolisian, pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lembaga adat semakin erat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat penyelesaian persoalan warga serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *