Terkini

Tampil di ISEF 2026, BRK Syariah Perkuat Layanan Keuangan dan Perluas Kolaborasi Ekonomi Syariah

BRK Syariah berpartisipasi dalam ISEF 2026 di Jakarta untuk memperkuat eksistensi, mengenalkan layanan perbankan syariah, memperluas kerja sama, serta mendukung pembiayaan usaha dan pertumbuhan ekonomi syariah.

image source: https://riaupos.jawapos.com/

PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah terus memperkuat perannya dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi dalam Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.

Dalam ajang berskala nasional tersebut, BRK Syariah membuka booth untuk memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah kepada masyarakat. Kehadiran ini sekaligus menjadi langkah perseroan untuk memperkuat eksistensi, membangun kedekatan dengan pelaku usaha, serta menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai pihak dalam ekosistem ekonomi syariah.
Branch Manager Jakarta BRK Syariah, Indra Bayu, menyampaikan bahwa penguatan pembiayaan syariah menjadi salah satu fokus strategis perusahaan dalam mendukung pertumbuhan sektor produktif.
Menurutnya, akses pembiayaan yang tepat dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis, mendorong produktivitas, hingga memperluas peluang pasar. Upaya tersebut juga sejalan dengan semangat Bulan Pembiayaan Syariah 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian ISEF tahun ini.
ISEF 2026 diselenggarakan oleh Bank Indonesia dengan mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi lembaga keuangan, pelaku usaha, dan berbagai institusi untuk memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong perkembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Pembukaan ISEF 2026 dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, DPR RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Wakaf Indonesia (BWI), serta berbagai lembaga, asosiasi, pelaku industri halal, UMKM, dan mitra ekonomi syariah.
Dalam arahannya, Destry Damayanti mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan memperkuat sinergi yang telah terbangun. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ISEF bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk mewujudkan ekonomi syariah Indonesia yang tangguh, berdaya saing, dan berkeadilan.
Ia juga mendorong penguatan kerja sama lintas sektor dan inovasi berkelanjutan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi syariah dunia.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama BRK Syariah, Helwin Yunus, menilai keikutsertaan perusahaan dalam ISEF 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap agenda pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat nasional.
Menurut Helwin, partisipasi melalui pembukaan booth menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi BRK Syariah sebagai bank pembangunan daerah yang berperan aktif menggerakkan perekonomian melalui layanan keuangan berbasis prinsip syariah.
Ia berharap kehadiran BRK Syariah dalam kegiatan tersebut dapat menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan layanan keuangan syariah yang produktif dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang.
Bagi BRK Syariah, keikutsertaan dalam ISEF 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat citra perusahaan sebagai bank pembangunan daerah yang berkomitmen menyediakan layanan keuangan sesuai prinsip syariah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Melalui partisipasi ini, BRK Syariah berharap dapat memperluas jejaring kerja sama, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan syariah, serta memperkuat kontribusinya dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *