Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan pembenahan kawasan persimpangan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan kawasan Purna MTQ. Penataan tersebut tidak hanya bertujuan mengurai kemacetan lalu lintas, tetapi juga memperindah wajah kota melalui pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), penertiban kabel udara, serta kehadiran tugu sebagai ikon baru Pekanbaru.
Pembangunan taman dan tugu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar. Menariknya, proyek tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan memperoleh dukungan dari pihak swasta, yaitu Rumah Sakit Awal Bros.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa penataan kawasan Simpang Sebidang Jalan Arifin Achmad–Jenderal Sudirman ditargetkan selesai secara bertahap pada akhir November hingga awal Desember 2026. Sementara itu, pembangunan taman dan tugu dijadwalkan mulai dilaksanakan pada awal Desember.
Peresmian jalan di kawasan tersebut nantinya akan disertai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan tugu oleh pihak Rumah Sakit Awal Bros. Agung mengapresiasi kontribusi pihak swasta yang bersedia ikut mendukung pembangunan dan penataan Kota Pekanbaru.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi salah satu cara untuk mempercepat pembangunan daerah tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa dukungan Rumah Sakit Awal Bros tidak berkaitan dengan pertukaran kepentingan perizinan maupun bentuk kompensasi lainnya.
Adapun pembangunan jalan simpang sebidang tetap menjadi tanggung jawab Pemko Pekanbaru. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan dan mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar persimpangan Jalan Arifin Achmad dan Jalan Jenderal Sudirman.



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!