Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp17,54 Triliun untuk Bantuan Beras hingga Akhir 2026

Pemerintah mengalokasikan Rp17,54 triliun untuk bantuan beras bagi 33,24 juta keluarga penerima manfaat selama Oktober–Desember 2026. Program ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat

Image Source : https://radarbanyuwangi.jawapos.com

Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp17,54 triliun untuk melanjutkan program bantuan pangan berupa beras bagi masyarakat hingga akhir 2026. Program ini ditujukan kepada 33,24 juta keluarga penerima manfaat selama Oktober hingga Desember 2026, dengan bantuan sebanyak 10 kilogram beras per keluarga setiap bulan.

Anggaran bantuan beras tersebut menjadi bagian terbesar dari paket stimulus ekonomi kuartal IV yang disiapkan pemerintah. Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan sekitar Rp31 triliun untuk mendukung empat program stimulus ekonomi pada penghujung tahun.

Program ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, menjaga daya beli rumah tangga, serta mendorong aktivitas perekonomian menjelang akhir tahun. Penyaluran bantuan beras diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat, khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan program pembukaan rekening tabungan gratis bagi masyarakat berusia 17 tahun dengan anggaran Rp1,28 triliun. Setiap rekening baru akan memperoleh saldo awal sebesar Rp50 ribu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa program satu orang satu rekening tersebut akan dijalankan pada kuartal IV 2026 sesuai arahan Presiden. Pemerintah juga menyiapkan bantuan subsidi upah sebesar Rp300 ribu per bulan bagi pekerja yang memenuhi kriteria.

Melalui berbagai program tersebut, pemerintah berupaya menjaga konsumsi masyarakat dan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi hingga penghujung 2026.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *