Terkini

Koperasi JAM Abadi Siapkan Pengembangan di 12 Wilayah, Bidik Sektor Pertanian dan Peternakan

Koperasi JAM Abadi menyiapkan pengembangan di 12 wilayah Indonesia usaha koperasi produsen dengan fokus pada sektor pertanian dan peternakan.

SERANG – Koperasi JAM Abadi menyiapkan rencana pembangunan dan pengembangan koperasi di 12 wilayah prioritas di Indonesia. Program ini diarahkan untuk memperluas kegiatan usaha koperasi produsen dengan fokus pada sektor pertanian dan peternakan.

Sebanyak 12 wilayah yang menjadi sasaran pengembangan meliputi Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Lampung, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, dan Sumatra Utara.

Dalam rencana pengembangan usahanya, Koperasi JAM Abadi memiliki cakupan kegiatan yang meliputi sejumlah komoditas pertanian dan peternakan. Berdasarkan bidang usaha yang tercantum dalam Nomor Induk Berusaha (NIB), kegiatan koperasi mencakup budi daya ayam ras petelur, budi daya ayam ras pedaging, dan sektor pertanian.

Pada sektor peternakan, pengembangan usaha mencakup budi daya ayam ras petelur untuk mendukung produksi telur serta ayam ras pedaging untuk menghasilkan daging ayam. Kedua bidang tersebut menjadi bagian dari cakupan usaha produktif yang dapat dikembangkan melalui kegiatan koperasi.

Sementara itu, di sektor pertanian, Koperasi JAM Abadi menjalankan kegiatan usaha yang mencakup pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan dan penanganan pascapanen sesuai dengan jenis kegiatan usahanya.

 

Melalui pengembangan di 12 wilayah tersebut, Koperasi JAM Abadi berupaya memperluas jangkauan kegiatan usaha produktif sekaligus membuka peluang kerja sama dengan masyarakat dan pelaku usaha di sektor pertanian maupun peternakan.

Pengembangan koperasi produsen juga memiliki peran dalam membangun kerja sama ekonomi antaranggota. Kegiatan produksi, pengelolaan usaha, hingga pengembangan komoditas dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat apabila didukung oleh sistem pengelolaan yang terarah.

Meski demikian, pelaksanaan pembangunan di setiap wilayah membutuhkan persiapan yang matang. Sejumlah aspek yang perlu diperhatikan antara lain kesiapan lokasi, sarana dan prasarana produksi, ketersediaan sumber daya manusia, serta tata kelola kelembagaan agar kegiatan koperasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Hingga informasi ini disusun, belum terdapat rincian mengenai jadwal pelaksanaan pembangunan, jumlah unit koperasi yang akan dibangun di masing-masing wilayah, maupun nilai investasi dan tahapan pengembangan program.

Dengan cakupan enam bidang usaha yang meliputi peternakan ayam dan berbagai kegiatan pertanian, rencana pengembangan Koperasi JAM Abadi di 12 wilayah diharapkan dapat memperluas kegiatan koperasi produsen sekaligus mendukung penguatan sektor pertanian dan peternakan di Indonesia.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
3 · 4 penilai

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *