Kementerian PU Rampungkan 100 Sekolah Rakyat Tahap II, Dua Lokasi di Banten
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merampungkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi yang tersebar di 32 provinsi. Seluruh sekolah tersebut memiliki total kapasitas 122.000 siswa, termasuk dua lokasi di Provinsi Banten.
Dua Sekolah Rakyat di Banten berada di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, serta Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak. Pembangunan ini disebut sebagai investasi jangka panjang pemerintah untuk memperluas akses pendidikan yang layak dan modern.
Kawasan pendidikan terpadu
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Banten, Astri Paramitha, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendirian gedung sekolah. Setiap lokasi, menurut dia, dirancang sebagai ekosistem pendidikan terpadu dalam satu kawasan.
“Kualitas infrastruktur tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Banten. Setiap lokasi dibangun dengan menghadirkan ekosistem pendidikan terpadu dalam satu kawasan,” kata Astri, Rabu 28 Oktober 2026.
Setiap kawasan memiliki tiga gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA yang dilengkapi laboratorium. Fasilitas penunjangnya mencakup asrama putra dan putri, rumah susun guru, kantin, dapur terpadu, gedung serbaguna, masjid dan rumah ibadah, guest house, lapangan basket, serta lapangan sepak bola berstandar FIFA yang terintegrasi dengan lintasan lari.
Fasilitas inklusif dan keamanan
Pejabat Pembuat Komitmen Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Banten, Nabil Muhammad, menyatakan struktur bangunan dikerjakan dengan standar keamanan agar kokoh, aman, dan nyaman untuk kegiatan belajar-mengajar. Gedung juga dirancang dengan fasilitas ramah disabilitas.
“Gedung ini dirancang ramah disabilitas agar semua anak memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan yang layak. Selain itu, untuk menunjang keamanan, kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi sistem CCTV, hydrant, APAR, fire alarm, dan sprinkler yang terpasang di setiap sudut bangunan,” ujar Nabil.
Dampak ekonomi daerah
Nabil menambahkan, proyek Sekolah Rakyat diharapkan memberi efek berantai bagi perekonomian daerah melalui pembukaan lapangan kerja dan pergerakan ekonomi masyarakat sekitar. Pembangunan ini juga disebut sejalan dengan misi pemerintah menekan kemiskinan ekstrem dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Humas PT HK-Etona KSO, Febriansyah Pratama, mengapresiasi kerja sama tim pelaksana hingga konstruksi di Banten rampung. Ia menyebut kerja keras, semangat, dan kekompakan seluruh tim menjadi kunci penyelesaian proyek tersebut.
Sumber: Lensa Banten



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!