Terkini

Inovasi pendidikan dan kesehatan Banten dipelajari peserta PKN Kemendagri

Sebanyak 50 calon pejabat strategis mengikuti Visitasi Kepemimpinan Nasional Kemendagri untuk mempelajari tata kelola sektor pendidikan dan kesehatan di lingkungan Pemprov Banten.

Pemerintah Provinsi Banten menjadi lokasi pembelajaran bagi 50 calon pejabat strategis dalam Visitasi Kepemimpinan Nasional Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXXIV Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Serang, Banten, Kamis, 15 Oktober 2026, hingga 17 Oktober 2026.

Para peserta disambut oleh Gubernur Banten Andra Soni di Pendopo Gubernur Banten, kawasan KP3B, Curug, Kota Serang. Mereka mempelajari terobosan Pemerintah Provinsi Banten dalam memperluas akses pendidikan dan memperkuat kualitas layanan kesehatan.

Alasan Banten menjadi rujukan

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemendagri, Andi Ony Prihartono, menyatakan bahwa Banten dipilih karena dinilai memiliki formulasi kebijakan yang adaptif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Kunjungan kerja difokuskan untuk menyerap serta mereplikasi strategi unggulan Provinsi Banten, khususnya pada ranah pendidikan dan fasilitas kesehatan,” ungkap Andi Ony di lokasi kegiatan.

Peserta kunjungan terdiri atas aparatur sipil negara yang dipersiapkan untuk mengisi jabatan Eselon II di kementerian, lembaga pemerintah nonkementerian, dan pemerintah daerah. Observasi lapangan dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai pelaksanaan rancangan anggaran, efisiensi pelayanan masyarakat, serta koordinasi lintas instansi.

Dialog pemerintah pusat dan daerah

Andra Soni menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan Kemendagri yang menjadikan Banten sebagai lokasi pembelajaran. Menurutnya, dialog antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat bermanfaat untuk mengevaluasi serta menyempurnakan program kerja yang sedang dilaksanakan.

Pendidikan dan kesehatan merupakan fondasi utama dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia. Pemaparan mengenai perluasan akses pendidikan menengah menjadi bagian dari agenda pembelajaran selama kunjungan berlangsung.

Sumber: Top Media (Google News)

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *