Gen Z Bogor Siap Untuk Jadi Kreator dan Pengusaha Muda
Generasi muda kini punya peluang lebih besar untuk mengubah kreativitas di dunia digital menjadi karya dan bisnis yang menghasilkan.
Melihat potensi tersebut, Universitas Pakuan (UNPAK) bersama ICMI Film Academy & Creative Ecosystem (IFACE) memperkenalkan BOGOR-GYM (Bogor Global Youth Movement), sebuah gerakan yang mendorong anak muda berkembang menjadi kreator dan wirausaha di industri kreatif.
Program ini diperkenalkan dalam kegiatan Kuliah Umum dan Kick-Off Ekosistem Film Nasional dan Internasional 2026 di Universitas Pakuan.
Melalui kolaborasi pendidikan dan industri, potensi tersebut diarahkan untuk membuka ruang belajar, memperkuat keterampilan, serta memperluas jejaring profesional generasi muda.
Bukan sekadar mengajak anak muda aktif di media sosial, gerakan ini juga membawa semangat agar kreativitas dapat berkembang menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi dan memberi manfaat bagi masyarakat.
UNPAK dan IFACE Dorong Kreativitas Sebagai Peluang Usaha
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya Universitas Pakuan mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan industri kreatif.
Kolaborasi tersebut melibatkan akademisi, pelaku usaha, profesional, pemerintah, dan komunitas untuk membangun ekosistem yang mendukung tumbuhnya talenta muda.
Ketua Yayasan Pakuan Siliwangi periode 2026–2031, Dr. Yan Noviar Nasution, S.E., M.M., dan Rektor Universitas Pakuan, Prof. Dr. rer. pol. Ir. H. Didik Notosudjono, M.Sc., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., turut menyampaikan dukungan terhadap pengembangan kreativitas dan kewirausahaan di lingkungan kampus.
Kegiatan yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik UNPAK, Prof. Dr. Eri Sarimanah, M.Pd., selaku ketua panitia ini juga menghadirkan praktisi industri kreatif, yakni Harlan Bestari Bengardi, BSBA, PGHM., serta Reza B. Surianegara, S.E.
Keduanya berbagi perspektif mengenai pengembangan usaha kreatif, produksi film, dan peluang bagi generasi muda untuk membangun karya yang mampu menjangkau audiens lebih luas.
Lima Agenda Buka Jalan bagi Talenta Muda
BOGOR-GYM menjadi salah satu dari sejumlah agenda yang diperkenalkan dalam kick-off ekosistem film dan industri kreatif tersebut.
Program-program ini dirancang untuk mempertemukan potensi anak muda dengan ruang belajar, pengalaman produksi, serta peluang kolaborasi.
Berikut lima agenda strategis yang diperkenalkan:
1. Membangun generasi kreatif dan berjiwa wirausaha
Program Bogor Global Youth Movement menjadi wadah pengembangan anak muda melalui kolaborasi UNPAK dan IFACE.
“Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama dalam mencetak generasi yang kreatif, berorientasi usaha, dan memiliki wawasan global,” ujar Harlan dalam keterangannya.
2. BIIFEST 2027: Kolaborasi Islam, seni, teknologi, dan bisnis
Islamic Festival dijadwalkan menjadi ruang pertemuan berbagai bidang, mulai dari keislaman, seni, teknologi, hingga kewirausahaan.
Agenda ini dipimpin Ketua Umum IMCI Orda Bogor, Dr. Arijulmanan, S.S., M.H.I., CBM, bersama Ketua Panitia Dr. Dewi Taurusyanti.
3. Akademi Film Desa 2026 : Mengangkat potensi lokal lewat film
Akademi Film Desa diarahkan untuk membekali anak muda dengan keterampilan produksi konten digital.
Melalui program ini, potensi desa, UMKM, budaya, dan pariwisata diharapkan dapat dikemas menjadi karya audiovisual yang menarik sekaligus memperluas jangkauan promosi daerah.
Program tersebut dikembangkan oleh Ir. Hendriyanto Hartokodiningrat dan Meria Lestari, Executive Producer sekaligus Founder AFD, dengan kolaborasi yang disebut melibatkan kementerian terkait.
4. Festival Film Desa 2027 : Cerita desa menuju panggung lebih luas
Festival Film Desa dirancang sebagai ruang bagi sineas dan kreator lokal untuk menampilkan cerita, budaya, serta potensi wilayahnya.
Program ini juga diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah melalui karya film yang mengangkat kehidupan masyarakat desa.
Agenda tersebut melibatkan sinergi dengan Kemendes PDT melalui koordinasi Drs. Samsul Widodo, M.A., dan Dr. Dimposma Sihombing, S.Sos., M.AP., serta Bagus Arya Putra sebagai perwakilan penyelenggara.
5. Road to Cannes Film Festival 2028 : Menyiapkan talenta menuju dunia
Program Road to Cannes Film Festival, Prancis, 2028 menjadi bagian dari upaya memperkenalkan talenta lokal ke ekosistem perfilman internasional.
Persiapan ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi kreator Indonesia untuk memperluas jejaring dan memahami standar industri film global.
Bekal Produksi Film hingga Pemanfaatan AI
Pengembangan talenta muda tidak berhenti pada kemampuan membuat konten.
Peserta juga didorong untuk memahami proses produksi film, penyuntingan video, pemasaran digital, serta pemanfaatan kecerdasan buatan atau AI secara bertanggung jawab.
Keterampilan tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda yang ingin masuk ke industri kreatif, membangun usaha berbasis digital, atau mengembangkan ide menjadi produk dan layanan yang bernilai.
Praktisi perfilman nasional Mark Sungkar bersama Wakil Ketua Dewan Penasihat ICMI, Drs. KH. Memed Jalaluddin, turut memberikan pesan mengenai pentingnya karakter, integritas, dan semangat berkarya.
Melalui rangkaian program ini, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu bekerja sama, membangun jejaring, dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Bogor untuk Industri Kreatif Indonesia
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan industri kreatif.
“Dengan menghubungkan pendidikan, komunitas, dan praktisi, program ini diharapkan dapat memberi ruang lebih besar bagi anak muda untuk belajar sekaligus menghasilkan karya,” jelas Rektor Unpak.
Semangat yang diusung dalam gerakan tersebut terangkum dalam pesan: belajar dengan ilmu, berkarya dengan akhlak, berusaha dengan integritas, berkolaborasi untuk Indonesia, dan mendunia dengan membawa nilai-nilai kebaikan.
Agenda pendukungnya diharapkan menjadi pintu bagi generasi muda Bogor untuk mengembangkan kreativitas menjadi karya nyata, membuka peluang usaha, serta berkontribusi dalam pertumbuhan industri kreatif Indonesia.
Sumber :


Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!