Terkini

162 Stan UMKM Ramaikan MTQH ke-55 Provinsi Jambi, Transaksi Tembus Rp100 Juta per Hari

Sebanyak 162 stan UMKM dari 11 kabupaten dan kota meramaikan MTQH ke-55 Provinsi Jambi. Bazar yang berlangsung di kawasan Kantor Wali Kota Jambi ini menghadirkan produk kerajinan, wastra, busana Muslim, dan kuliner khas.

Image Source : https://jambi.antaranews.com

Sebanyak 162 stan bazar dan pameran turut memeriahkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jambi, Nadiyah, menyampaikan bahwa kehadiran bazar tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan pemasaran.

Sebanyak 162 stan menghadirkan beragam produk dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Produk yang ditampilkan meliputi kerajinan tangan, kain tradisional atau wastra, busana Muslim, hingga berbagai kuliner khas daerah.

Pameran Dekranasda dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota berlangsung selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 November 2026. Sementara itu, stan UMKM Kota Jambi yang berada di kawasan depan Kantor Wali Kota Jambi telah beroperasi sejak 29 Oktober dan dijadwalkan berlangsung selama 10 hari.

Berdasarkan laporan sementara, transaksi para pelaku UMKM telah mencapai lebih dari Rp100 juta setiap harinya. Pemerintah Kota Jambi berharap jumlah tersebut terus meningkat seiring dengan tingginya kunjungan masyarakat selama rangkaian MTQH berlangsung.

Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, mengajak masyarakat untuk mengunjungi bazar dan membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap perajin serta pelaku usaha daerah. Ia juga mengingatkan para pedagang agar memberikan pelayanan yang ramah, menjaga kualitas produk, dan menawarkan harga yang sesuai.

Melalui penyelenggaraan bazar tersebut, pemerintah berharap produk unggulan daerah semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan daya saing UMKM. Kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat, sejalan dengan pelaksanaan MTQH sebagai momentum memperkuat syiar Islam.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *