Terkini

Wantimpres bahas arah APBN 2027 bersama Menkeu Suahasil

Wantimpres meminta penjelasan mengenai postur APBN, kondisi fiskal, serta arah kebijakan anggaran pemerintah untuk 2026 dan 2027. Pembahasan mencakup dukungan APBN bagi program prioritas pemerintah.

Image Source: jambi.antaranews.com

Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia mengundang Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam Rapat Pleno Ketiga untuk membahas postur APBN, kondisi fiskal nasional, serta arah kebijakan anggaran pemerintah pada 2026 dan 2027. Pertemuan tersebut digelar di Jakarta pada Kamis.

Ketua Wantimpres Pratikno mengatakan kebijakan fiskal berkaitan dengan seluruh bidang yang menjadi perhatian lembaganya, tidak hanya ekonomi dan keuangan. Bidang politik, hukum, keamanan, kesejahteraan sosial, agama, serta budaya juga dinilai terkait dengan kebijakan fiskal.

“Kami ingin memperoleh gambaran tentang postur kebijakan fiskal kita. Di Wantimpres, kami ada tiga bidang, yaitu politik, hukum, dan keamanan; kesejahteraan sosial, agama, dan budaya; serta ekonomi dan keuangan, tetapi, fiskal bukan hanya terkait dengan bidang ekonomi dan keuangan. Bidang-bidang yang lain juga sangat terkait dengan kita,” ujar Pratikno dalam rapat tersebut.

Gambaran APBN 2027

Suahasil memaparkan perkembangan ekonomi dan fiskal nasional sepanjang 2026 serta gambaran postur APBN 2027. Paparan itu mencakup perkembangan pendapatan dan belanja negara, pembiayaan, serta alokasi anggaran pada sejumlah sektor.

Sektor yang dibahas meliputi perlindungan sosial, penanggulangan bencana, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan. Ia juga menjelaskan tiga fungsi utama APBN, yakni alokasi, distribusi, dan stabilisasi.

Menjaga kredibilitas fiskal

Menurut Suahasil, ketiga fungsi tersebut menjadi landasan pengelolaan keuangan negara untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan stabilitas perekonomian di tengah tantangan global maupun domestik.

“Pemerintah akan terus menjaga APBN sebagai instrumen yang menumbuhkan ekonomi, melindungi masyarakat, dan tetap kredibel, sehingga pertumbuhan dapat terus terjaga, kesejahteraan meningkat, dan stabilitas ekonomi tetap kuat,” katanya.

Suahasil turut menjelaskan peran Kementerian Keuangan dalam mengelola APBN guna mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sembari menjaga kesehatan dan kesinambungan fiskal. Informasi dari pertemuan itu akan digunakan Wantimpres untuk mendalami isu strategis nasional dalam memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden.

Sumber: Antara News Jambi

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *