BANDARLAMPUNG – Pabrik es mini di sejumlah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Provinsi Lampung mulai beroperasi dengan kapasitas produksi mencapai dua ton es per hari untuk memenuhi kebutuhan nelayan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mengatakan sejumlah unit usaha KNMP yang dibangun pada 2025 telah mulai beroperasi. Unit tersebut meliputi pabrik es mini dan fasilitas penyimpanan dingin atau *cold storage*, meskipun pengoperasiannya belum berjalan maksimal.
Menurut Bani, pabrik es yang telah beroperasi berada di KNMP Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Timur. Setiap unit mampu memproduksi sekitar dua ton es per hari.
Di KNMP Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, operasional penjualan es dan penggunaan *cold storage* bahkan telah menghasilkan saldo kas bagi pengelola. Sementara itu, KNMP Labuhan Maringgai di Kabupaten Lampung Timur juga mulai menjalankan kedua fasilitas tersebut secara bertahap.
Bani menjelaskan, es yang diproduksi berbentuk balok dan digunakan untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan nelayan. Fasilitas ini diharapkan membantu nelayan mempertahankan mutu ikan sebelum dipasarkan.
Meski demikian, pengelolaan pabrik es mini masih menghadapi tantangan, terutama biaya listrik yang cukup tinggi karena mesin harus beroperasi secara berkelanjutan selama proses pembekuan es.
Ia menilai kapasitas produksi dua ton per hari per unit menjadi awal yang positif dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Ke depan, produksi akan ditingkatkan seiring dengan kesiapan pengelola dan perkembangan operasional usaha.
Pemprov Lampung juga berharap semakin banyak unit usaha di Kampung Nelayan Merah Putih dapat beroperasi dengan baik sehingga manfaat program tersebut semakin dirasakan oleh masyarakat nelayan.


Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!