KPPG Bogor Sebut 100 Ribu Lapangan Kerja Tercipta dari Dapur MBG, Ekonomi Desa Terdorong
KPPG Bogor menyebut keberadaan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan hampir 100 ribu lapangan kerja baru di tujuh wilayah kerjanya. Penyerapan tenaga kerja itu diharapkan menggerakkan ekonomi masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan melalui perputaran uang serta peningkatan daya beli.
Kepala KPPG Bogor Haidir mengatakan, lapangan kerja tersebut muncul dari operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah kerja KPPG Bogor.
“Alhamdulillah hampir menyentuh 100 ribu lapangan kerja baru tercipta dengan keberadaan dapur MBG yang tersebar,” katanya.
Tersebar di tujuh wilayah
Hampir 100 ribu lapangan kerja itu tersebar di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kota Depok, dan Kabupaten Purwakarta. Tenaga kerja yang terlibat dalam operasional SPPG umumnya berasal dari warga yang tinggal di sekitar lokasi dapur.
Perekrutan dilakukan melalui seleksi ketat untuk memastikan pekerja atau relawan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan operasional SPPG. Meski menetapkan standar khusus, KPPG Bogor tetap memprioritaskan masyarakat lokal agar penyerapan tenaga kerja di setiap wilayah berjalan maksimal.
“Meski kita menerapkan standar khusus bagi para pekerja SPPG, kita tetap mengutamakan pekerja dari asal dapur berada agar penyerapan tenaga kerja maksimal,” jelasnya.
Dorong perputaran uang di desa
Haidir menilai keterlibatan warga sekitar dalam dapur MBG berpotensi mendorong aktivitas ekonomi, terutama di kawasan perdesaan. Pendapatan yang diterima pekerja diharapkan kembali dibelanjakan di desa atau kelurahan tempat mereka tinggal.
Perputaran uang itu, menurut Haidir, diharapkan meningkatkan daya beli warga sekaligus menggerakkan kegiatan ekonomi setempat. “Tentu dengan perputaran uang yang ada di desa atau kelurahan, maka akan meningkatkan daya beli masyarakat di daerah tersebut,” jelasnya.
Sumber: Radar Bogor



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!