Terkini

Kolaborasi Pemkab Serang dengan Habitat Indonesia Fokus Kawasan Kumuh Domas

Pemkab Serang menjalin kerja sama dengan Habitat Indonesia dan Komida dalam upaya membenahi kawasan permukiman kumuh di Domas, Banten, untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Pemerintah Kabupaten Serang menggandeng Habitat Indonesia dan Komida untuk menata kawasan kumuh di Domas, Serang, Banten, sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, memimpin kolaborasi ini untuk memperbaiki kondisi kawasan tersebut.

Kerja sama ini diinisiasi oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, yang berkomitmen untuk mengatasi permasalahan kawasan kumuh secara terpadu. Melalui kolaborasi dengan organisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang berharap dapat memperbaiki kondisi hunian dan infrastruktur di Domas.

Kolaborasi strategis

Habitat Indonesia dan Komida memiliki pengalaman dalam pengelolaan kawasan kumuh serta pembangunan berkelanjutan. Kedua pihak tersebut akan memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Serang dalam perencanaan dan pelaksanaan program penataan kawasan, meliputi aspek sosial dan lingkungan.

Manfaat bagi warga Domas

Penataan kawasan kumuh ini diharapkan memberikan dampak positif bagi warga Domas, antara lain peningkatan akses terhadap fasilitas umum, perbaikan sanitasi, serta terciptanya lingkungan yang lebih sehat. Inisiatif tersebut juga diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan Habitat Indonesia dan Komida dalam mewujudkan kawasan Domas yang lebih layak huni.

Langkah berikutnya adalah melaksanakan survei dan pemetaan kawasan kumuh secara rinci guna merancang program yang tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Serang juga akan melibatkan berbagai pihak terkait agar program ini dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Sumber: Radar Banten

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *