Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas perundungan saat membuka ajang Searching Your Potential With Amazing Competition for Young Generation (Spacy) ke-18 di SMP Islam Nurul Fikri Boarding School, Kabupaten Serang, Rabu.
Menurut Bupati, rasa aman di lingkungan sekolah merupakan syarat utama untuk melahirkan generasi emas yang unggul di masa depan. Ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan harus menjadi ruang belajar yang inklusif dan menyenangkan, serta bebas dari perundungan, kekerasan fisik maupun verbal, serta segala bentuk diskriminasi.
Sinergi lintas sektor untuk perlindungan anak
Pemerintah Kabupaten Serang memperkuat kerja sama lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), untuk memastikan perlindungan hak anak secara optimal di lingkungan sekolah. Upaya ini sejalan dengan visi Serang Bahagia yang menitikberatkan pada lima program prioritas, yaitu penyediaan beasiswa, peningkatan insentif bagi guru, pembenahan sarana dan prasarana, penguatan kemampuan baca tulis Al Qur’an, serta penerapan kurikulum berbasis muatan lokal.
Spacy ke-18: Kompetisi dan aksi sosial
Bupati juga memberikan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan Spacy ke-18 yang mengintegrasikan kompetisi dengan kegiatan sosial serta pelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut mencakup penanaman pohon, pemberian santunan kepada anak yatim bekerja sama dengan Baznas, serta penggalangan donasi untuk Palestina.
Lembaga pendidikan wajib menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta menyenangkan. Sekolah harus berfungsi sebagai benteng perlindungan yang bebas dari perundungan, kekerasan fisik maupun verbal, serta segala bentuk perlakuan diskriminatif, ujar Bupati Serang.
Direktur NFBS, Kholisul Ibad Arifin, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara Spacy dikelola secara mandiri oleh para santri. “Semua panitia adalah para santri, mulai dari konsep acara hingga pencarian sponsor. Guru hanya mendampingi,” ujarnya. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk anak-anak yang saleh sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.
Kepala SMP Islam Nurul Fikri Boarding School, Nanik Restu Wardhana, menyampaikan bahwa Spacy 2026 diikuti oleh 1.976 peserta yang berasal dari 144 sekolah di wilayah Banten hingga Jawa Barat. Kegiatan ini mempertandingkan 24 mata lomba tingkat SMP dan 15 mata lomba tingkat SD dengan total hadiah sebesar Rp120 juta.
Pemerintah Kabupaten Serang senantiasa berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal serta bebas dari segala bentuk kekerasan, sebagai bagian dari langkah mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan di wilayah tersebut.
Sumber: ANTARA News Banten



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!