Terkini

Mendes Yandri Ungkap BUM Desa Berpendapatan hingga Rp28 Miliar per Tahun

Mendes PDT Yandri Susanto menyebut pengelolaan potensi desa secara produktif telah membuka peluang pasar internasional. Revitalisasi BUM Desa menjadi salah satu langkah dalam 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyatakan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong lahirnya desa-desa berorientasi ekspor. Ia menyampaikan hal itu dalam program 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Kampus Universitas Tarumanagara, Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2026).

Menurut Yandri, potensi unggulan desa yang dikelola secara produktif dan berkelanjutan dapat memperluas pasar hingga tingkat internasional. Pengelolaan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal serta membuka lapangan kerja bagi warga desa.

Capaian BUM Desa

“Ada Badan Usaha Milik Desa yang pendapatan pertahunnya itu 17 Miliar, ada yang 28 Miliar, dan lain sebagainya. Yang tata kelola Badan Usaha Milik Desa ini ada Desa Ikan Nila, Desa Ekspor, dan lain sebagainya,” papar Mendes Yandri saat menjadi salah satu Pembicara dalam program 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, di Kampus Universitas Tarumanagara (UNTAR), Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (27/10/2026).

Yandri menegaskan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo mengenai pembangunan dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan diterjemahkan ke dalam program 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Menurut dia, program itu menempatkan desa bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang menentukan arah perjalanan bangsa.

Desa sebagai fondasi pembangunan

Penguatan potensi, kemandirian, dan produktivitas desa diharapkan membuat pembangunan nasional tumbuh dari akar rumput. Langkah tersebut diarahkan untuk menghadirkan kesejahteraan yang merata dan menjadikan kemajuan desa sebagai fondasi masa depan Indonesia.

“Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo kami turunkan menjadi 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Karena dengan 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia, maka desa akan menentukan arah bangsa ini ke depan,” jelas Mendes Yandri.

Revitalisasi unit usaha desa

Yandri menyebut revitalisasi Badan Usaha Milik Desa atau BUM Desa menjadi salah satu langkah strategis dan berkelanjutan dalam pelaksanaan 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Upaya ini diarahkan untuk memperkuat BUM Desa sebagai penggerak ekonomi lokal, mengoptimalkan potensi unggulan desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan jumlah BUM Desa yang mencapai ribuan serta berbagai capaian yang telah ditorehkan, revitalisasi unit-unit usaha itu diharapkan memperkuat kemandirian ekonomi desa. Langkah tersebut juga ditujukan agar desa menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam kegiatan tersebut, Yandri didampingi Dirjen PEID Tabrani, Kaban BPSDM Agustomi Masik, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen PPDT Samsul Widodo, Kaban BPI Mulyadin Malik, serta Staf Khusus Menteri Khoriul Huda.

Sumber: Tangerang Pos

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *