Terkini

Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa APBD bagi 400 Siswa

Beasiswa dari APBD akan diberikan kepada siswa SD dan SMP di Makassar yang berasal dari keluarga kurang mampu dan belum memperoleh Program Indonesia Pintar (PIP). Data calon penerima akan divalidasi menggunakan Data

Pemerintah Kota Makassar menyiapkan beasiswa APBD bagi 400 siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu yang belum memperoleh Program Indonesia Pintar (PIP), Kamis (22/10/2026). Program melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar tersebut menyasar 200 siswa SD dan 200 siswa SMP.

Kuota bantuan dialokasikan masing-masing bagi 200 siswa SD dan 200 siswa SMP. Mekanisme serta ketentuan penyaluran masih dalam proses penyusunan bersamaan dengan validasi data calon penerima.

Verifikasi calon penerima

Dinas Pendidikan Kota Makassar akan memadukan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) untuk memastikan bantuan diberikan kepada penerima yang tepat sasaran. Orang tua yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi operator di sekolah masing-masing dengan membawa data yang valid untuk diperiksa dan disesuaikan dengan data pendidikan.

Kalau mereka tidak mendapatkan beasiswa Program Indonesia Pintar, bisa mengakses beasiswa Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan. Tinggal kami memadukan data DTSEN dengan data di Dapodik,” jelasnya.

Kuota PIP sekitar 10.000 siswa

Selain beasiswa dari APBD, Kota Makassar memiliki kuota Program Indonesia Pintar (PIP) sekitar 10.000 penerima pada 2026, mulai jenjang SD hingga SMA. Program pemerintah pusat tersebut diprioritaskan bagi siswa yang termasuk kategori desil 1 sampai desil 5.

Besaran bantuan PIP per tahun berbeda menurut jenjang pendidikan:

  • Rp450.000 untuk siswa SD
  • Rp750.000 untuk siswa SMP
  • Rp1,8 juta untuk siswa SMA

Beasiswa APBD disiapkan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, berharap bantuan tersebut dapat membantu lebih banyak anak melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan ekonomi.

Sumber: Sulawesi Pos

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *