UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten mengukuhkan lima guru besar baru dalam sidang senat terbuka. Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap penambahan guru besar tersebut memperkuat pengembangan pendidikan agama Islam serta manfaat kampus bagi masyarakat.
Menurut Dimyati, UIN SMH Banten berkembang sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Provinsi Banten. Perkembangan itu, kata dia, ditandai dengan bertambahnya pakar akademisi di lingkungan kampus.
Harapan bagi pendidikan Banten
UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten baru saja mengukuhkan lima guru besar. Ini tentu menambah deretan tenaga ahli yang ada di UIN Banten,” kata Wagub Dimyati dalam keterangannya di Serang, Jumat.
Dimyati berharap kiprah UIN SMH semakin dirasakan masyarakat Banten, serta memberi manfaat bagi bangsa dan negara. Ia juga menilai pencapaian tersebut dapat mendorong peningkatan akreditasi dan integritas pendidikan di Banten.
Semoga pencapaian ini mampu meningkatkan akreditasi dan integritas pendidikan di Banten. Ke depan, kualitas pendidikan kita diharapkan semakin adaptif, unggul, dan tangguh,” terangnya.
Target 60 guru besar
Rektor UIN SMH Banten Prof. Muhammad Ishom menyebut kampus itu kini memiliki 32 guru besar dari berbagai disiplin ilmu. UIN SMH Banten menargetkan terus melahirkan pakar dan guru besar setiap tahun untuk memperkuat kontribusi di masyarakat.
Rektor UIN SMH Banten Prof. Muhammad Ishom menargetkan 60 guru besar dalam empat hingga lima tahun. Lima guru besar baru ialah Prof. Wazin, Prof. Eneng Muslihah, Prof. Nana Jumhana, Prof. Badrudin, dan Prof. Iin Ratna Sumirat.
Sumber: ANTARA News Banten




Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!