Sebanyak 23 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) resmi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) 2026. Pelatihan diawali upacara pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di Mako Rindam XXII/Tambun Bungai, Banjarbaru, Senin (2/11/2026).
Upacara pembukaan dipimpin Pelaksana Harian Kabacadnas Mayjen TNI Toto Imam. Kegiatan itu turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Galuh Tantri Narindra yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, serta peserta Komcad dari sejumlah daerah di Kalsel.
Hasil seleksi peserta
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten HST Rusdiyanto menjelaskan, seleksi calon peserta Komcad HST 2026 diikuti 26 orang dari 27 calon yang terdaftar. Dari proses tersebut, 24 orang dinyatakan lulus dan dua orang tidak lulus.
Dua calon yang tidak lulus ialah Muhammad Muhyar dari Dinas Kesehatan dan Muslim dari Dinas Pendidikan. Selain itu, dua peserta mengundurkan diri, termasuk Muhammad Fiqry dari Dinas Pertanian yang mundur sebelum seleksi karena orang tuanya sakit parah.
Dengan demikian, 23 ASN Pemkab HST dipastikan mengikuti pendidikan dan pelatihan Komcad 2026. Bupati HST Samsul Rizal yang hadir pada pembukaan Latsarmil menyebut keikutsertaan ASN tersebut sebagai komitmen pemerintah daerah mendukung upaya bela negara.
Pembentukan karakter ASN
Menurut Samsul, program itu tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan dasar kemiliteran. Kegiatan juga ditujukan membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan nasionalisme, serta memperkuat tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
“Keikutsertaan ASN dalam Komcad ini diharapkan menjadi wujud nyata semangat bela negara. Selain meningkatkan kedisiplinan dan ketahanan mental, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga persatuan, keutuhan, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Samsul.
Harapan setelah pelatihan
Samsul meminta peserta menjalani seluruh rangkaian pendidikan dengan semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Ia berharap pengalaman serta nilai positif selama Latsarmil diterapkan dalam tugas sebagai ASN, terutama untuk meningkatkan etos kerja, loyalitas, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Menjadi bagian dari Komponen Cadangan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pendidikan dengan baik hingga selesai dan kembali mengabdi kepada masyarakat dengan semangat, disiplin, serta jiwa nasionalisme yang semakin kuat,” tambahnya.
Pemkab HST berharap keikutsertaan 23 ASN itu menumbuhkan semangat bela negara di lingkungan aparatur pemerintahan. Program tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sumber: Radar Banjarmasin



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!