Terkini

Pemkab Lampung Barat Siapkan 400 Hektare Lahan untuk Uji Coba Budi Daya Bawang Putih

Pemkab Lampung Barat menyiapkan 400 hektare lahan untuk uji coba bawang putih guna mendukung target swasembada nasional pada 2029.

Image Source: lampung.antaranews.com

LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyiapkan lahan seluas 400 hektare untuk uji coba budi daya bawang putih sebagai langkah mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional yang ditargetkan tercapai paling lambat pada 2029.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan daerahnya ditunjuk sebagai satu-satunya wilayah pengembangan budi daya bawang putih di Provinsi Lampung. Penunjukan tersebut didasarkan pada kondisi iklim dan udara dingin yang dinilai cocok untuk pertumbuhan komoditas tersebut.

Parosil menyampaikan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah mengusulkan lahan potensial seluas 870 hektare. Namun, pengembangan tahap awal akan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan lahan seluas 70 hingga 400 hektare sebagai proyek percontohan bagi petani setempat.

Menurutnya, tantangan utama dalam memperkenalkan komoditas baru adalah mengubah kebiasaan bertani masyarakat. Sebagian petani masih ragu beralih ke tanaman baru sebelum melihat bukti keuntungan yang dapat diperoleh.

Saat ini, mayoritas petani di Lampung Barat cenderung memilih komoditas yang memiliki kepastian harga, seperti ubi cilembu atau muntul. Meskipun keuntungan yang diperoleh relatif tipis, sekitar Rp500 per kilogram, komoditas tersebut dianggap lebih aman dibandingkan cabai dan sayuran yang harganya mudah berubah.

Oleh karena itu, lahan percontohan bawang putih diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai potensi keuntungan sekaligus meningkatkan kepercayaan petani untuk mengembangkan komoditas tersebut.

Sementara itu, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule menjelaskan bahwa pengembangan bawang putih di berbagai daerah merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi sekitar 98 persen kebutuhan bawang putih nasional, dengan nilai mencapai kurang lebih Rp10 triliun per tahun. Sementara itu, produksi dalam negeri baru sekitar 40 ribu ton, jauh di bawah kebutuhan konsumsi nasional yang mencapai 700 ribu ton.

Dari 12 komoditas pangan utama, sebanyak delapan komoditas telah berhasil mencapai swasembada, termasuk beras. Adapun empat komoditas yang masih membutuhkan perhatian adalah susu, daging, kedelai, dan bawang putih.

Untuk memenuhi kebutuhan nasional dan mencapai swasembada bawang putih, pemerintah memperkirakan diperlukan area tanam sedikitnya 100 ribu hektare di seluruh Indonesia.

Melalui penyediaan lahan uji coba tersebut, Lampung Barat diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan impor.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *