Gelaran BIK Financial Festival 2026 di Lapangan Rampal, Kota Malang, berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 4.000 kupon kegiatan jalan sehat atau fun walk habis diserbu peserta dalam acara yang menjadi puncak peringatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) tersebut pada Sabtu, 31 Oktober 2026.
Festival yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang bersama seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di Kota Malang ini mengusung tema Mlaku Bareng, Guyub Bareng, Cerdas Finansial. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan sekaligus memperluas pengetahuan tentang produk dan layanan jasa keuangan.
Berbagai kegiatan edukatif dan hiburan turut memeriahkan festival, mulai dari jalan sehat, bazar sembako murah, pasar rakyat UMKM, pameran keuangan atau Financial Expo, hingga sejumlah perlombaan yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat.
OJK Malang Dorong Peningkatan Literasi Keuangan
Kepala Kantor OJK Malang, Farid Faletehan, menegaskan bahwa kegiatan BIK Financial Festival menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami karakteristik berbagai produk dan layanan keuangan, termasuk cara mengelola keuangan secara tepat serta mempertimbangkan manfaat dan risiko sebelum menggunakan suatu layanan.
Farid juga menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai praktik penipuan yang mengatasnamakan investasi maupun layanan keuangan.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami prinsip 2L, yakni legal dan logis, sebelum memutuskan menggunakan produk atau layanan keuangan.
“Kami selalu mengingatkan juga prinsip 2L, yaitu legal dan logis,” tegas Farid.
Prinsip tersebut menjadi bagian dari pesan edukasi yang disampaikan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menghadapi penawaran investasi ataupun produk keuangan yang berpotensi merugikan.
Dengan memahami aspek legalitas dan kewajaran suatu penawaran, masyarakat diharapkan mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijaksana.
Sebanyak 4.000 Kupon Jalan Sehat Ludes
Antusiasme masyarakat mulai terlihat sejak kegiatan dibuka pada pukul 14.05 WIB. Ribuan peserta mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan kegiatan jalan sehat sepanjang lima kilometer.
Sebanyak 4.000 kupon yang disediakan untuk kegiatan tersebut habis, menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam festival tahunan ini.
Kegiatan jalan sehat menjadi pembuka rangkaian acara sebelum berbagai agenda edukasi dan hiburan lainnya dilaksanakan.
Memasuki sore hingga malam hari, kawasan Lapangan Rampal semakin ramai oleh pengunjung yang ingin mengikuti berbagai aktivitas festival.
Ketua Panitia BIK Financial Festival 2026, Mizan Sa’roni, menyampaikan harapannya agar jumlah pengunjung terus bertambah menjelang berlangsungnya acara puncak pada malam hari.
“Acara puncaknya nanti malam, harapannya semakin malam semakin banyak yang datang,” ujar Mizan.
Tingginya partisipasi masyarakat memperlihatkan bahwa kegiatan yang menggabungkan edukasi keuangan dan hiburan memiliki daya tarik bagi berbagai kelompok usia.
Edukasi Keuangan Diperkenalkan kepada Anak-Anak
BIK Financial Festival 2026 tidak hanya ditujukan kepada masyarakat dewasa. Penyelenggara juga menghadirkan kegiatan khusus bagi anak-anak melalui perlombaan mewarnai.
Materi gambar yang digunakan dalam perlombaan tersebut memperkenalkan sejumlah lembaga di sektor keuangan, yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), serta Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKJIK).
Melalui kegiatan kreatif tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan dunia keuangan menggunakan pendekatan yang lebih mudah dipahami dan menyenangkan.
Mizan menjelaskan bahwa perlombaan mewarnai menjadi salah satu metode untuk memperkenalkan literasi keuangan sejak usia dini.
Menurutnya, aktivitas kreatif dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik sehingga anak-anak tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga mulai mengenal keberadaan lembaga-lembaga keuangan.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat lintas generasi.
Festival Dimeriahkan Hiburan dan Kompetisi
Selain kegiatan jalan sehat dan edukasi keuangan, penyelenggara menghadirkan berbagai hiburan yang dapat dinikmati pengunjung.
Sejumlah agenda yang turut meramaikan festival antara lain senam Zumba dan pertunjukan kesenian Bantengan yang dibawakan kelompok Putra Mandala.
Kehadiran pertunjukan budaya tersebut menambah variasi kegiatan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan di tengah rangkaian agenda literasi keuangan.
Festival ini juga menyelenggarakan kompetisi BIK Financial Idol yang diikuti oleh pegawai lembaga jasa keuangan.
Sebanyak lima finalis yang merupakan pegawai aktif di industri jasa keuangan berkesempatan tampil dalam babak final kompetisi tersebut.
Perpaduan antara kegiatan olahraga, edukasi, perlombaan, dan pertunjukan seni menjadikan BIK Financial Festival sebagai acara yang dapat diikuti oleh berbagai kelompok masyarakat.
Pelaku UMKM Manfaatkan Festival untuk Promosi Usaha
Tidak hanya berfokus pada edukasi finansial, BIK Financial Festival 2026 turut memberikan ruang kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan pasar rakyat.
Kegiatan tersebut memungkinkan pelaku usaha memperkenalkan produk kepada masyarakat yang hadir dalam festival.
Salah satu pelaku UMKM, Nur Chairiya, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan bagi usaha kecil untuk memperoleh perhatian lebih luas.
Menurutnya, kegiatan seperti BIK Financial Festival dapat membantu meningkatkan pengenalan produk UMKM kepada masyarakat.
Nur juga menekankan pentingnya menjaga kualitas produk, khususnya cita rasa makanan, agar pelaku usaha mampu bersaing dengan pedagang lainnya.
Kehadiran pasar rakyat UMKM menjadi salah satu bagian penting dari festival karena memberikan manfaat tambahan bagi pelaku usaha lokal di luar tujuan utama peningkatan literasi keuangan.
Melalui kegiatan tersebut, pengunjung dapat memperoleh edukasi mengenai layanan keuangan sekaligus mengenal berbagai produk yang ditawarkan pelaku usaha.
Festival Jadi Sarana Edukasi dan Pemberdayaan Ekonomi
Penyelenggaraan BIK Financial Festival 2026 memperlihatkan upaya OJK Malang bersama lembaga jasa keuangan dalam menghadirkan edukasi finansial melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat.
Berbagai agenda yang diselenggarakan memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memperoleh pengetahuan mengenai produk keuangan, memahami pentingnya kewaspadaan terhadap penipuan, serta mengikuti kegiatan hiburan dan aktivitas masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan UMKM memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan festival melalui kesempatan promosi dan pengenalan produk usaha lokal.
Dengan habisnya 4.000 kupon jalan sehat dan tingginya antusiasme pengunjung, kegiatan tersebut menunjukkan besarnya partisipasi masyarakat dalam rangkaian puncak Bulan Inklusi Keuangan di Kota Malang.
Kolaborasi antara OJK Malang dan lembaga jasa keuangan melalui festival ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi keuangan sekaligus mendorong pemanfaatan layanan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
Sumber: Radar Malang



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!