LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menghadirkan peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pemasaran produk melalui penyelenggaraan Lamsel Fest 2026. Dalam festival yang berlangsung pada 10–15 November 2026 tersebut, pemerintah daerah menyediakan stan gratis bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Mengusung tema *Spirit of Krakatoa*, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah promosi produk lokal, pengembangan ekonomi kreatif, serta pengenalan potensi pariwisata Lampung Selatan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, mengatakan festival yang dipusatkan di Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemkab Lampung Selatan, menghadirkan empat agenda utama, yakni pesta UMKM, drift show, parade budaya, dan night lava run.
Menurutnya, penyediaan stan gratis selama enam hari diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk, memperluas jangkauan pasar, hingga meningkatkan peluang transaksi dengan pengunjung.
Selain menjadi ruang promosi usaha, Lamsel Fest 2026 juga melibatkan seniman lokal, musisi, serta kelompok seni budaya dari berbagai kecamatan untuk menampilkan kreativitas dan kekayaan budaya daerah.
Sejumlah agenda menarik turut disiapkan untuk memeriahkan festival. Pada 13 November, pengunjung dapat menyaksikan atraksi drift show yang menghadirkan sejumlah drifter nasional. Kemudian, pada 14 November, parade budaya internasional akan melibatkan delegasi dari Korea Selatan, Rusia, Polandia, Bulgaria, dan Indonesia.
Rangkaian kegiatan tersebut juga akan diwarnai upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyalaan 2.470 lentera yang melibatkan sekitar 2.500 peserta.
Sementara itu, pada hari terakhir, 15 November, festival akan ditutup dengan berbagai kegiatan olahraga, peragaan busana, serta penampilan sejumlah musisi nasional.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan Lamsel Fest 2026, termasuk pesta UMKM dan konser musik, dapat dinikmati masyarakat secara gratis tanpa tiket masuk.
Melalui penyelenggaraan festival ini, Pemkab Lampung Selatan berharap semakin banyak masyarakat mengenal produk unggulan daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kunjungan wisata ke Lampung Selatan.




Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!