Dinsos Kota Cirebon Bekali Penerima PKH dengan Literasi Digital
Dinas Sosial Kota Cirebon membekali keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan dengan literasi digital melalui Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga di Kecamatan Kesambi. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan keluarga agar mandiri dan tidak bergantung pada bantuan sosial.
Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kota Cirebon Herlinah mengatakan Bank Indonesia dihadirkan sebagai pemateri dalam edukasi tersebut. Literasi digital dinilai perlu agar penerima manfaat memiliki pengetahuan untuk menghadapi perkembangan teknologi yang semakin digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Pendampingan penerima manfaat
Menurut Herlinah, P2K2 menjadi sarana pendampingan rutin bagi keluarga penerima PKH untuk memperoleh keterampilan dan pemahaman, termasuk mengenai pemanfaatan bantuan sosial secara tepat.
”Prinsip yang terus kami sampaikan kepada para penerima manfaat adalah bansos sementara, berdaya selamanya,” kata Herlinah dilansir dari Antara .
Bantuan PKH, kata Herlinah, harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Prioritas penggunaannya meliputi pendidikan anak, kesehatan anggota keluarga, serta pemenuhan gizi guna meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat.
Persiapan graduasi mandiri
Dinsos juga menyiapkan keluarga penerima manfaat yang kondisi ekonominya membaik untuk menjalani graduasi mandiri atau keluar dari kepesertaan bantuan sosial. Langkah ini terutama diarahkan kepada penerima PKH yang telah menerima bantuan lebih dari lima tahun dan dinilai mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.
”Kami terus mengupayakan agar penerima PKH, khususnya yang sudah lebih dari lima tahun menerima bantuan dan kondisi ekonominya telah membaik, dapat dipersiapkan menuju graduasi mandiri,” ujar Herlinah.
Proses graduasi tetap mempertimbangkan kondisi ekonomi masing-masing keluarga agar keputusan keluar dari program sesuai dengan kemampuan penerima manfaat. P2K2 dilaksanakan setiap bulan oleh pendamping PKH dengan materi yang disesuaikan kebutuhan keluarga, sehingga pembekalan tidak terbatas pada literasi digital.
Sumber: Cirebon



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!