Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Magelang menyelenggarakan pelatihan pembuatan roti dan kue bagi ibu rumah tangga di Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Kegiatan yang dibuka pada Selasa (3/11/2026) di Balai Desa Sidorejo tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha untuk menambah pendapatan keluarga.
Program pelatihan dijadwalkan berlangsung mulai 3 November hingga 15 Desember 2026. Selama kegiatan, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai teknik pembuatan roti dan kue, mulai dari pemahaman teori hingga praktik pengolahan produk makanan.
Pembukaan pelatihan dihadiri Kepala Disperinaker Kabupaten Magelang Siti Zumaroh dan Kepala Desa Sidorejo Endang Nurhayati. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan potensi ekonomi masyarakat melalui peningkatan keterampilan.
Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
Kepala Desa Sidorejo, Endang Nurhayati, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Magelang atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat melalui penyelenggaraan pelatihan tersebut.
Menurutnya, program peningkatan keterampilan memiliki manfaat penting bagi warga, khususnya ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan kemampuan produktif dan menciptakan peluang usaha.
Endang berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi masyarakat sekaligus memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.
Ia juga menilai dukungan pemerintah daerah melalui kegiatan pelatihan dapat menjadi dorongan bagi warga untuk lebih aktif dalam kegiatan ekonomi produktif.
Peserta Dibekali Teori, Praktik, dan Standar Kompetensi
Kepala Disperinaker Kabupaten Magelang, Siti Zumaroh, menjelaskan bahwa pelatihan pembuatan roti dan kue telah dirancang secara matang dengan memperhatikan kualitas penyelenggaraan serta manfaat yang akan diterima peserta.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan membuat produk makanan, tetapi juga mencakup pemahaman mengenai proses produksi yang tepat.
Peserta akan mendapatkan materi teori sebelum melaksanakan praktik secara langsung. Pembekalan tersebut mencakup tahapan pembuatan produk hingga penerapan standar kebersihan dan kualitas makanan.
Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga dilengkapi dengan sertifikat standar kompetensi sebagai bagian dari program pengembangan kemampuan peserta.
Menurut Siti, pemahaman tentang kualitas dan higienitas makanan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses produksi. Dengan demikian, peserta diharapkan tidak sekadar mampu membuat roti atau kue, tetapi juga memahami cara menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas.
Manfaatkan Kegiatan Masyarakat sebagai Peluang Usaha
Dalam kesempatan tersebut, Siti turut mendorong peserta agar mampu mengenali peluang usaha yang tersedia di lingkungan sekitar.
Ia mencontohkan berbagai kegiatan masyarakat, seperti pengajian, pertemuan rutin, dan rapat warga, sebagai kesempatan yang dapat dimanfaatkan untuk menawarkan produk roti maupun kue.
Melalui pendekatan tersebut, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan usaha rumahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Penyelenggaraan pelatihan hingga pertengahan Desember 2026 ini diharapkan mampu memberikan bekal keterampilan yang dapat digunakan peserta dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memadukan pembelajaran teori, praktik produksi, pemahaman standar higienitas, serta pengenalan peluang pasar di lingkungan desa, program ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan produktif ibu rumah tangga.
Melalui kegiatan tersebut, Disperinaker Kabupaten Magelang berupaya mendorong pengembangan keterampilan masyarakat yang berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus mendukung penguatan perekonomian keluarga di Desa Sidorejo.
Sumber: Radar Magelang

Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!