Terkini

Sosialisasi Koperasi JAM Abadi di Pamulang Bahas Pembentukan Pengurus dan Rencana Peternakan

MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan menggelar sosialisasi Koperasi JAM Abadi di Kecamatan Pamulang pada 2 Agustus 2026.

Image Source : https://jamkop.com/

Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan menggelar sosialisasi Koperasi JAM Abadi di Aula Kantor Kecamatan Pamulang, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan program koperasi sekaligus mempersiapkan struktur kepengurusan dan pengawasan di tingkat wilayah.

Pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam hari itu dihadiri jajaran MPC, Pimpinan Anak Cabang (PAC), Srikandi, Koti, MPO, serta unsur 234SC Tangerang Selatan. Sosialisasi tersebut juga menjadi ruang koordinasi bagi para pengurus organisasi dalam membahas tahapan pembentukan koperasi.

Dalam kegiatan itu, setiap koperasi diwakili oleh lima calon pengurus dan pengawas. Susunan tersebut terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, ketua pengawas, serta satu anggota pengawas. Penyiapan struktur ini menjadi salah satu tahapan penting untuk membangun kelembagaan koperasi yang memiliki pembagian tugas dan tanggung jawab secara jelas.

Selain pembentukan kepengurusan, kegiatan tersebut turut membahas pendampingan administrasi pendirian koperasi. Tiga notaris dilaporkan hadir untuk membantu proses penandatanganan akta. Dengan pendampingan tersebut, proses pembentukan koperasi diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan administrasi dan memiliki dasar hukum yang diperlukan.

Pembahasan lainnya berfokus pada rencana pengembangan usaha peternakan. Kian Maulana menyampaikan bahwa ketersediaan lahan di wilayah Tangerang Selatan menjadi salah satu kendala untuk membangun peternakan berskala besar. Karena itu, ia mengusulkan agar pengembangan peternakan pada tahap kedua diarahkan ke Kabupaten Pandeglang.

Pemilihan Pandeglang dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan ruang usaha dan ketersediaan lahan yang lebih memungkinkan untuk mendukung kegiatan peternakan. Rencana tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan usaha produktif koperasi sekaligus membuka peluang kegiatan ekonomi bagi masyarakat.

Kian Maulana juga menyampaikan bahwa penyusunan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) tengah menjadi bagian dari persiapan program. Kedua pedoman tersebut diperlukan agar pelaksanaan kegiatan koperasi memiliki arahan yang lebih terstruktur, mulai dari pembentukan kelembagaan hingga pengembangan usaha.

Untuk memperluas penyampaian informasi kepada masyarakat, kerja sama antara PAC, 234SC, dan Karang Taruna turut diarahkan sebagai sarana sosialisasi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu memperkenalkan program Koperasi JAM Abadi sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi berbasis koperasi.

Pengembangan Koperasi JAM Abadi juga dikaitkan dengan sektor pertanian, peternakan swakelola, UMKM, serta jaringan distribusi yang didukung teknologi aplikasi. Melalui konsep tersebut, kegiatan produksi masyarakat diharapkan dapat terhubung dengan kebutuhan pasar dan rantai pasok pangan.

Selain itu, pengembangan koperasi turut diarahkan untuk mendukung kebutuhan pasokan pangan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, realisasi tujuan tersebut membutuhkan koordinasi dan kerja sama antara koperasi, pemerintah desa, pelaku UMKM, serta masyarakat sebagai pelaku kegiatan ekonomi.

Sosialisasi di Pamulang ditutup sekitar pukul 20.30 WIB setelah pemaparan materi dan rangkaian administrasi selesai dilaksanakan. Melalui kegiatan ini, Koperasi JAM Abadi di Tangerang Selatan diharapkan memiliki persiapan kelembagaan yang lebih matang serta rencana pengembangan usaha yang menyesuaikan potensi dan kondisi wilayah.

Sumber : https://jamkop.com/

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *