Terkini

DPRD Optimistis APBD Kuansing 2027 Disahkan Sebelum 30 November

DPRD Kuansing optimistis APBD 2027 dapat disahkan sebelum 30 November 2026. Pembahasan anggaran saat ini difokuskan pada penyesuaian program OPD akibat pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat serta penguatan.

Image Source : https://riaupos.jawapos.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, terus mempercepat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027. DPRD optimistis rancangan anggaran tersebut dapat disahkan sebelum batas waktu 30 November 2026.

Ketua DPRD Kuansing, Juprizal, menyampaikan bahwa pembahasan RAPBD 2027 saat ini berlangsung di tingkat komisi bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah kabupaten. Sebelumnya, Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD telah memulai pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Senin (2/11).

Setelah pembahasan di masing-masing komisi selesai, hasilnya akan dibawa kembali ke Banggar DPRD untuk dibahas dan difinalisasi. Juprizal berharap pembahasan tingkat komisi dapat dituntaskan dalam waktu satu hingga dua hari agar proses selanjutnya berjalan sesuai jadwal.

Pembahasan RAPBD 2027 sebelumnya telah dimulai pada Oktober. Namun, perubahan alokasi Transfer keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat membuat rancangan anggaran harus dikembalikan kepada TAPD untuk direvisi dan disesuaikan.

Penyesuaian tersebut berdampak pada anggaran dan program kerja setiap OPD. Karena itu, pembahasan lanjutan di tingkat komisi difokuskan pada penentuan kembali kegiatan yang perlu diprioritaskan setelah adanya pengurangan dana transfer.

Berdasarkan jadwal DPRD, kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD 2027 bersama pemerintah daerah ditargetkan ditandatangani pada Senin (9/11), apabila tidak terdapat kendala.

Meski demikian, Juprizal belum menyampaikan proyeksi nilai RAPBD 2027 setelah pengurangan TKD. Ia menilai pemerintah daerah perlu mengoptimalkan penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah di tengah berkurangnya transfer dari pemerintah pusat.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *