JAKARTA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, membantah kabar yang menyebut dirinya berpeluang menjadi calon wakil presiden (cawapres). Ia menilai isu tersebut sengaja dimunculkan untuk mengalihkan perhatian publik dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Melalui akun X pribadinya pada Kamis (5/11/2026), Dasco menegaskan bahwa kabar dirinya akan menjadi cawapres merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
“Ada upaya pengalihan isu dari hot isu penyadapan ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres, saya pastikan itu hoaks!” tulis Dasco.
Pernyataan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Salah satu dukungan datang dari Founder Kasisolusi, Deryansha, yang menyampaikan dukungannya melalui kolom komentar.
“Kami kawal terus komandan,” tulisnya.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi turut menyoroti dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut tindakan tersebut berpotensi mengarah pada perbuatan makar dan membahayakan kedaulatan negara.
Pernyataan itu disampaikan Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
“Kami juga berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori, bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar,” tegasnya.
Pernyataan Dasco tersebut sekaligus menegaskan bantahannya terhadap isu pencalonan sebagai cawapres di tengah mencuatnya persoalan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!