Pemerintah Kabupaten Pandeglang menargetkan memulai revitalisasi Pasar Badak pada Maret 2027 dengan anggaran usulan Rp50 miliar yang diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum melalui APBN, meliputi pembenahan bangunan, penataan kios dan los, serta pembangunan area parkir di basement.
Rencana dan desain pasar modern
Kepala UPT Pasar Pandeglang, Asep Dede, menyampaikan bahwa revitalisasi Pasar Badak telah memperoleh persetujuan untuk tahap pengusulan dan sosialisasi. Pembangunan diperkirakan akan berlangsung selama satu tahun, dimulai sekitar bulan Maret 2027. Desain pasar modern tersebut meliputi dua lantai serta basement yang akan digunakan sebagai fasilitas parkir dan kebutuhan pendukung lainnya.
Tantangan relokasi pedagang
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah relokasi ratusan pedagang, di mana sebagian dari mereka menolak untuk pindah ke lokasi yang dianggap terlalu jauh dari tempat usaha mereka. Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan beberapa alternatif lokasi relokasi yang lebih dekat, antara lain Terminal Anten dan Jalan Yumaga untuk pedagang sayuran, bumbu-bumbuan, serta ikan. Sedangkan pedagang pakaian berpeluang menempati lahan di belakang Ria Busana yang merupakan milik swasta.
Tempat relokasi telah disiapkan. Untuk area penjualan ikan, sayuran, dan bumbu-bumbuan, lokasi yang disediakan adalah Terminal Anten dan Jalur Yumaga. Penentuan lokasi tersebut dilakukan berdasarkan permohonan para pedagang kepada pemerintah agar tempat relokasi tidak terlalu jauh dari lokasi usaha mereka semula, ujar Asep.
Meskipun lokasi alternatif telah ditentukan, pemerintah daerah masih perlu menghitung kebutuhan biaya sewa dan anggaran untuk pemindahan pedagang. Saat ini, anggaran tersebut sedang disiapkan namun belum memiliki rincian nilai yang pasti.
Persiapan pengaturan lalu lintas selama revitalisasi
UPT Pasar Pandeglang mencatat sekitar 777 pedagang aktif di Pasar Badak, namun jumlah yang perlu direlokasi masih harus dipastikan lewat pendataan agar kebutuhan tempat sementara dan anggaran relokasi dapat dihitung dengan tepat. Revitalisasi pasar juga berpotensi mengganggu arus lalu lintas di sekitar pasar, sehingga UPT Pasar telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Pandeglang untuk menyiapkan pengaturan lalu lintas dan pengalihan rute selama pembangunan berlangsung.
Sumber: BantenNews.co.id



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!