Pertamina Sumbagsel dukung ketahanan energi nasional
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menegaskan perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui penguatan keandalan pasokan, infrastruktur, dan distribusi energi. Penegasan itu disampaikan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Alexander Susilo di Bandarlampung, Lampung, Sabtu.
Menurut Alexander, ketahanan energi tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber energi. Kesiapan infrastruktur, keandalan rantai pasok, serta kelancaran distribusi sampai kepada masyarakat juga menjadi faktor penting.
Keandalan rantai pasok
Dalam Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional di Universitas Lampung, Alexander mengatakan Pertamina Patra Niaga menjalankan peran penting sebagai bagian dari rantai pasok energi nasional. Peran tersebut diarahkan untuk memastikan penyaluran energi berlangsung andal dan berkelanjutan.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi melalui pengelolaan rantai pasok serta kesiapan infrastruktur yang optimal. Upaya ini menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dan sektor produktif tetap terpenuhi. Dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan juga diperlukan untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Alexander.
Peran pemangku kepentingan
Anggota Dewan Energi Nasional Surono menyampaikan Kebijakan Energi Nasional menjadi pedoman penting untuk mengarahkan pengelolaan energi sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia. Implementasinya, menurut dia, memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk badan usaha yang berperan dalam penyediaan dan distribusi energi.
“Kebijakan Energi Nasional membutuhkan dukungan dan pemahaman bersama dari seluruh pemangku kepentingan. Peran badan usaha, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi penting untuk memastikan arah kebijakan dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” ungkap Surono.
Kolaborasi riset dan inovasi
Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menekankan pentingnya kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri dalam pengembangan sektor energi. Menurut dia, sinergi itu dapat mendorong pengembangan pengetahuan, inovasi, serta sumber daya manusia untuk masa depan energi.
Lusmeilia menyatakan perguruan tinggi berperan menghasilkan riset dan inovasi bagi pengembangan sektor energi. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan industri, hasil pengembangan ilmu pengetahuan diharapkan dapat memberi kontribusi nyata dalam menjawab tantangan energi dan mendukung ketahanan energi nasional.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan kalangan akademisi untuk mendukung implementasi Kebijakan Energi Nasional. Langkah itu sejalan dengan komitmen perusahaan menjaga keandalan pasokan dan distribusi energi bagi kebutuhan masyarakat.
Sumber: Antara News Jambi



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!