HUMBAHAS – Kepedulian terhadap masyarakat sekitar terus ditunjukkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Humbang Hasundutan (Humbahas). Kali ini, sebanyak 50 warga lanjut usia (lansia) dari empat kampung menerima bantuan sosial melalui kegiatan IMIPAS PEDULI, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan sosial tersebut terlaksana melalui kolaborasi Rutan Humbahas bersama Puskesmas Matiti, Kecamatan Doloksanggul. Penyerahan bantuan berlangsung di Puskesmas Matiti dan dihadiri langsung Kepala Rutan Humbang Hasundutan, Kepala Puskesmas Matiti, serta jajaran pegawai rutan.
Adapun 50 penerima bantuan berasal dari Kampung Matiti I, Matiti II, Sosor Tambok, dan Hutagurgur. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para lansia sekaligus memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan IMIPAS PEDULI tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-2 Tahun 2026. Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar rutan.
Kepala Rutan Humbang Hasundutan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial jajaran pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, tugas pemasyarakatan tidak hanya terbatas pada pembinaan warga binaan dan pengamanan rutan. Namun, jajaran pemasyarakatan juga memiliki peran dalam membangun kepedulian serta hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya hadir dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengamanan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan para lansia penerima bantuan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Matiti atas kolaborasi dan dukungan yang diberikan sehingga penyaluran bantuan sosial dapat terlaksana dengan baik.
Melalui kegiatan ini, Rutan Humbang Hasundutan berharap peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dan semangat gotong royong dapat memperkuat hubungan antara institusi pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat.


Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!