Terkini

Penerimaan Pajak Daerah Riau Capai Rp155,79 Miliar Sepanjang Oktober 2026

Bapenda Riau mencatat penerimaan pajak daerah sebesar Rp155,79 miliar sepanjang Oktober 2026, meningkat dibandingkan September yang mencapai Rp150,63 miliar.

Image Source : https://riaupos.jawapos.com

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau mencatat penerimaan pajak daerah sebesar Rp155.798.155.891 selama Oktober 2026. Pendapatan tersebut berasal dari tiga sektor utama, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Air Permukaan (PAP).

Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, menjelaskan bahwa Pajak Kendaraan Bermotor menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi mencapai Rp89.832.021.311. Sementara itu, penerimaan dari BBNKB tercatat sebesar Rp62.672.414.481 dan Pajak Air Permukaan menyumbang Rp3.302.720.099.

Jika dibandingkan dengan September 2026, penerimaan pajak daerah pada Oktober mengalami peningkatan. Pada bulan sebelumnya, total pendapatan dari ketiga sektor tersebut mencapai Rp150.630.429.245. Kenaikan ini salah satunya dipengaruhi oleh program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor yang dimanfaatkan masyarakat.

Ninno menyampaikan bahwa program pemutihan pajak kendaraan di Provinsi Riau masih berlangsung. Pemerintah memberikan sejumlah keringanan untuk membantu masyarakat memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan.

Salah satu kebijakan yang diberikan adalah pembebasan tunggakan pokok pajak bagi kendaraan yang belum membayar pajak selama dua tahun atau lebih. Melalui program tersebut, wajib pajak cukup melunasi pokok pajak tahun terakhir beserta pajak tahun berjalan, tanpa harus membayar seluruh tunggakan tahun sebelumnya.

Program pembebasan tersebut berlangsung mulai 15 Oktober hingga 30 November 2026. Selain itu, Bapenda Riau juga memberikan potongan sebesar 40 persen untuk pokok pajak kendaraan bermotor angkutan barang, disertai penghapusan sanksi administrasi.

Kebijakan keringanan ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sekaligus meningkatkan pendapatan daerah Provinsi Riau.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *