Terkini

Bank Mandiri Permudah Investasi Emas Lewat Livin’, Bisa Beli Mulai 0,02 Gram hingga Tarik Emas Fisik

Bank Mandiri menghadirkan layanan investasi emas terintegrasi di Livin’, mulai dari pembelian 0,02 gram, transaksi 24 jam, hingga pengambilan emas fisik.

Image Source: radarkediri.jawapos.com

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperluas akses masyarakat terhadap investasi emas melalui pengembangan layanan digital yang terintegrasi dalam aplikasi Livin’ by Mandiri. Inovasi tersebut memungkinkan nasabah melakukan berbagai aktivitas investasi, mulai dari pembelian, penjualan, pembiayaan dengan sistem cicilan, hingga pengambilan emas dalam bentuk fisik.

Kehadiran fasilitas ini memberikan pilihan baru bagi masyarakat, termasuk di wilayah Kota dan Kabupaten Kediri, untuk membangun kepemilikan aset jangka panjang melalui layanan perbankan digital.

Pengembangan layanan investasi emas tersebut merupakan bagian dari langkah Bank Mandiri memperkuat bisnis bulion setelah mendapatkan izin penyelenggaraan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Bank Mandiri menjadi bank konvensional pertama di Indonesia yang memperoleh izin tersebut. Melalui pengembangan bisnis ini, perseroan berupaya menyediakan alternatif pengelolaan aset yang dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial dan kebutuhan nasabah.

Investasi Emas Bisa Dimulai dari 0,02 Gram

Salah satu layanan yang ditawarkan adalah Livin’ Tabungan Emas. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat mulai membeli emas dengan jumlah relatif kecil tanpa harus langsung membeli logam mulia dalam bentuk fisik.

Bank Mandiri menetapkan pembelian awal mulai dari 0,02 gram. Setelah transaksi pertama, nasabah dapat melakukan pembelian tambahan dengan jumlah minimum 0,005 gram.

Sementara itu, transaksi penjualan emas dapat dilakukan mulai dari 0,01 gram.

Ketentuan pembelian dan penjualan tersebut memungkinkan nasabah melakukan transaksi sesuai kemampuan serta kebutuhan keuangan masing-masing.

Dengan nilai transaksi berbasis satuan gram yang relatif kecil, layanan ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat yang ingin mengalokasikan dana secara bertahap untuk membangun kepemilikan emas.

Area Head Bank Mandiri Kediri, Arie Kusuma, menjelaskan bahwa fasilitas investasi emas terintegrasi dirancang untuk memberikan kemudahan akses sekaligus fleksibilitas bagi nasabah.

Menurutnya, masyarakat dapat menentukan strategi kepemilikan emas dengan mempertimbangkan kondisi finansial serta tujuan keuangan jangka panjang.

“Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap, dengan pilihan transaksi yang fleksibel dan akses yang terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri. Kami berharap layanan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan keuangan dan mengelola aset untuk kebutuhan jangka panjang,” ujar Arie dalam keterangan resminya, Kamis (29/10/2026).

Transaksi Emas Tersedia Selama 24 Jam

Keunggulan lain dari layanan investasi emas Bank Mandiri terletak pada akses transaksi digital yang tersedia sepanjang hari.

Melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, nasabah dapat membeli maupun menjual emas secara real-time selama 24 jam.

Fasilitas tersebut memungkinkan aktivitas investasi dilakukan tanpa terbatas pada jam operasional kantor cabang.

Nasabah juga dapat memantau saldo kepemilikan emas secara langsung melalui aplikasi, sehingga pengelolaan aset dapat dilakukan dalam satu layanan digital.

Integrasi ini menghubungkan beberapa aktivitas transaksi emas dalam satu ekosistem perbankan, mulai dari penambahan kepemilikan hingga penjualan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kemudahan akses tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan Bank Mandiri untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap transaksi keuangan yang lebih praktis.

Tersedia Pilihan Emas ANTAM dan HRTA GOLD

Dalam penyediaan produk investasi, Bank Mandiri menawarkan pilihan emas dari dua merek, yakni ANTAM Logam Mulia (ANTAM LM) dan HRTA GOLD.

Ketersediaan kedua produk tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin menentukan pilihan kepemilikan logam mulia.

Selain menggunakan fasilitas tabungan emas, nasabah juga dapat memanfaatkan Kredit Serbaguna Mandiri Emas atau KSM Emas.

Layanan tersebut memungkinkan pembelian emas dilakukan melalui skema cicilan dengan mengikuti persyaratan dan ketentuan produk yang berlaku.

Keberadaan fasilitas pembiayaan ini memberikan pilihan mekanisme transaksi bagi masyarakat yang ingin merencanakan pembelian emas melalui pembayaran secara bertahap.

Dengan demikian, nasabah dapat memilih antara melakukan pembelian langsung melalui tabungan emas atau menggunakan fasilitas cicilan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan finansial.

Pengambilan Emas Fisik Bisa Melalui ATM dan Kantor Cabang

Bank Mandiri tidak hanya menyediakan transaksi kepemilikan emas secara digital. Perseroan juga menghadirkan fasilitas bagi nasabah yang ingin memperoleh emas dalam bentuk fisik.

Saat ini, Bank Mandiri telah menyediakan 28 ATM Emas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Fasilitas tersebut menjadi salah satu alternatif pengambilan logam mulia bagi nasabah yang ingin mengubah kepemilikan emas digital menjadi emas fisik.

Selain melalui ATM Emas, pengambilan juga dapat dilakukan melalui jaringan kantor cabang yang tersedia dalam aplikasi Livin’ by Mandiri.

Untuk wilayah Kediri dan sekitarnya, fasilitas pengambilan emas fisik dapat diakses melalui sejumlah kantor layanan Bank Mandiri.

Lokasi yang disebutkan meliputi Kantor Cabang Kediri Diponegoro, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kediri Pemuda, serta KCP Blitar.

Meski demikian, pelaksanaan pengambilan emas tetap menyesuaikan ketersediaan fasilitas dan ketentuan produk yang diberlakukan.

Nasabah perlu memastikan ketersediaan layanan melalui aplikasi sebelum melakukan pengambilan emas fisik di lokasi yang dipilih.

Perkuat Pengembangan Bisnis Bulion

Pengintegrasian layanan emas dalam Livin’ by Mandiri menjadi bagian dari penguatan bisnis bulion perseroan setelah memperoleh izin dari OJK.

Pengembangan tersebut mencakup layanan transaksi digital, pilihan produk logam mulia, pembelian dengan sistem cicilan, hingga fasilitas distribusi emas fisik.

Berbagai layanan itu dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih terintegrasi, sehingga nasabah tidak perlu menggunakan sistem yang terpisah untuk mengakses setiap fasilitas.

Bagi masyarakat Kediri dan wilayah sekitarnya, tersedianya layanan investasi digital serta fasilitas pengambilan emas fisik memberikan pilihan dalam mengelola kepemilikan logam mulia.

Sementara itu, kemampuan melakukan transaksi dalam jumlah kecil memungkinkan nasabah menyesuaikan pembelian emas dengan perencanaan keuangan masing-masing.

Melalui pengembangan tersebut, Bank Mandiri memperluas pilihan layanan investasi berbasis emas sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan perbankan.

Integrasi antara tabungan emas, fasilitas cicilan, transaksi real-time, dan pengambilan logam mulia fisik diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat dalam merencanakan kepemilikan aset untuk jangka panjang.

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *