KOTA JAMBI – Realisasi investasi di Kota Jambi mencapai Rp896 miliar pada triwulan III 2026. Angka tersebut meningkat 437 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, ketika investasi tercatat sebesar Rp167 miliar.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi, Abu Bakar, mengatakan peningkatan tersebut didukung oleh sejumlah sektor utama, meliputi perdagangan dan jasa, perumahan, konsumsi, serta transportasi.
Berdasarkan akumulasi realisasi investasi sejak triwulan I hingga triwulan III 2026, Kota Jambi telah mencatatkan penanaman modal sebesar Rp1,53 triliun. Capaian tersebut melampaui target investasi tahunan 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,509 triliun.
Pemerintah Kota Jambi optimistis nilai investasi masih dapat meningkat hingga akhir tahun, mengingat masih terdapat satu triwulan yang belum tercatat dalam realisasi tahunan.
Dari sisi sumber pendanaan, investasi pada triwulan III 2026 didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar sekitar Rp820 miliar. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat mencapai Rp76 miliar.
Meski mencatat pertumbuhan signifikan, DPMPTSP Kota Jambi tetap melakukan penelusuran dan evaluasi untuk memastikan kesesuaian antara rencana investasi yang tercatat dalam sistem perizinan dan realisasi di lapangan.
Evaluasi tersebut bertujuan mengidentifikasi kendala yang dihadapi pelaku usaha serta memastikan rencana penanaman modal dapat terealisasi secara optimal. Dengan demikian, pertumbuhan investasi diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Jambi.



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!