Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga kestabilan harga di tengah masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar operasi pasar murah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah.
Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah bertujuan menjaga kelancaran distribusi bahan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.
Pada pekan ini, operasi pasar murah dijadwalkan berlangsung di lima lokasi, yakni empat titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergiliran mulai 26 hingga 31 Oktober 2026.
Lokasi pasar murah meliputi halaman Kantor Kelurahan Industri di Kecamatan Tenayan Raya, halaman Kantor Kelurahan Air Dingin di Kecamatan Bukit Raya, kawasan Ujung Batu di Kabupaten Rokan Hulu, halaman Masjid Babussalam di Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, serta kediaman RW 09 di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai.
Sejumlah kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut. Beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp60.000 per lima kilogram. Sementara itu, beras Anak Daro dan Sokan dibanderol Rp169.000 per 10 kilogram atau Rp84.500 per lima kilogram.
Selain beras, masyarakat dapat membeli gula pasir seharga Rp18.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus, garam Krista Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur ayam Rp49.000 per papan.
Pemprov Riau mengimbau masyarakat untuk datang sesuai jadwal dan mengantre dengan tertib. Kegiatan pasar murah dimulai pukul 09.00 WIB. Warga juga dianjurkan membawa kantong belanja sendiri guna mengurangi penggunaan plastik.
Melalui program ini, Pemprov Riau berharap pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan harga komoditas pangan lebih terkendali sehingga daya beli masyarakat dapat dipertahankan.



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!