Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (TKIT) Cilukba di Kota Cilegon mencuri perhatian pengurus IGTKI-PGRI Provinsi Banten berkat pertumbuhannya yang signifikan. Pada Jumat, 9 Oktober 2026, para pengurus menyambangi sekolah yang berdiri sejak 2022 ini untuk menyaksikan sendiri kemajuan yang telah dicapai sekaligus menggali potensi yang dapat menginspirasi lembaga pendidikan lain.
Kunjungan dan Tujuan Pembinaan
Kunjungan ini bagian dari program pembinaan IGTKI-PGRI terhadap TK yang berkembang pesat. Ketua IGTKI-PGRI Banten Ilfah dan rombongan meninjau fasilitas serta mendengarkan pemaparan profil TKIT Cilukba yang jumlah muridnya meningkat dari 20 menjadi 100 sejak berdiri.
Sekretaris IGTKI-PGRI Provinsi Banten, Susifah, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mendorong pertukaran pengalaman antar lembaga pendidikan anak usia dini. Ia menilai bahwa pertumbuhan TKIT Cilukba yang mencapai lima kali lipat dalam kurun waktu empat tahun sangat layak mendapat perhatian dan dapat menjadi inspirasi bagi taman kanak-kanak lainnya.
Kami mengamati perkembangan taman kanak-kanak yang pesat sehingga dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Dengan terus berbagi ilmu, diharapkan taman kanak-kanak ini akan terus berkembang secara signifikan dan menjadi unggulan di Kota Cilegon, ujar Susifah.
Perkembangan dan Layanan Pendidikan
Kepala TKIT Cilukba, Nurhayati, menyampaikan bahwa sekolah yang pada awalnya hanya memiliki 20 murid dan satu tenaga pendidik kini didukung oleh 12 guru dengan lima rombongan belajar. Rombongan belajar tersebut terdiri atas dua kelas TK B dan tiga kelas TK A.
Nurhayati menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan oleh pengurus IGTKI-PGRI, yang diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus maju. Ia juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar layanan pendidikan di TKIT Cilukba dapat semakin diperkuat.
Harapan ke depan, semoga sekolah kami dapat terus berkembang dengan dukungan dari para pemangku kepentingan. Kami sangat bersyukur atas kunjungan dari IGTKI-PGRI Provinsi Banten, ujarnya.
Pendidikan Berbasis Islam Terpadu
Selain pertumbuhan jumlah murid, TKIT Cilukba menonjolkan pendidikan berbasis Islam Terpadu. Anak-anak diperkenalkan pada konsep ketauhidan sejak dini, meliputi pengenalan terhadap Allah SWT, Rasulullah, agama Islam, serta kitab-kitab suci Allah.
Pembiasaan ibadah, seperti salat duha, juga diterapkan dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun fondasi karakter serta nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Langkah selanjutnya yang akan ditempuh oleh IGTKI-PGRI adalah melanjutkan pembinaan serta mendorong pertukaran pengalaman antar taman kanak-kanak agar perkembangan positif yang dicapai oleh TKIT Cilukba dapat menjadi contoh dan diikuti oleh lembaga-lembaga lain di Provinsi Banten.
Sumber: Banten Raya




Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!