Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang menyambut kedatangan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) pada Oktober 2026. Kunjungan ini bertujuan mengevaluasi Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Tahun 2026, sebagai upaya memperkuat tata kelola dan pengendalian risiko dalam pelayanan pertanahan.
Tujuan dan Proses Evaluasi
Tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dipimpin Direktur Pengawasan Bidang Energi, Pariwisata, dan Pembangunan Kewilayahan Rizal Suhaili, bersama Kepala Biro ORTALAMR Kementerian ATR/BPN E. A. Makarima M., mengunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang pada 11 Oktober 2026 untuk melakukan evaluasi Penilaian Mandiri Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), disambut oleh Kepala Kantor Pertanahan Didik Purnomo dan jajaran.
Evaluasi meliputi penguatan tata kelola organisasi, pengendalian risiko, dan pencapaian kinerja. Tim evaluasi juga melakukan uji petik serta meninjau sejumlah area pelayanan guna menilai penerapan pengendalian intern dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Komitmen Perbaikan dan Penguatan
Didik Purnomo menyatakan bahwa evaluasi ini menjadi kesempatan untuk mengukur pelaksanaan pengendalian intern sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu diperbaiki.
Hasil evaluasi akan dijadikan sebagai bahan tindak lanjut oleh jajaran untuk memperkuat tata kelola organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat, ujarnya.
Didik menegaskan penilaian mandiri maturitas memungkinkan pihaknya melihat kembali pelaksanaan pengendalian intern yang sudah berjalan serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperkuat.
Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar tata kelola dan pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang semakin baik, ujarnya.
Langkah evaluasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas tata kelola serta pelayanan pertanahan yang lebih optimal bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
Sumber: Banten Ekspres



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!