Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) mengalami penurunan pada Selasa, 20 Oktober 2026. Berdasarkan pemantauan laman resmi Logam Mulia di Jakarta pada pukul 09.21 WIB, harga emas turun Rp10.000 dari Rp2.574.000 menjadi Rp2.564.000 per gram. Penurunan tersebut turut diikuti harga jual kembali atau buyback yang berada di level Rp2.379.000 per gram.
Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu, Kini Menjadi Rp2,564 Juta per Gram
Harga emas Antam pada Selasa (20/10/2026) turun Rp10.000 menjadi Rp2.564.000 per gram, sedangkan harga buyback tercatat Rp2.379.000 per gram.
Perubahan harga ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya investor dan calon pembeli yang menjadikan emas sebagai salah satu instrumen investasi. Meski demikian, harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar dan ketentuan yang berlaku.
Untuk ukuran terkecil, emas Antam seberat 0,5 gram dibanderol Rp1.332.000. Sementara itu, emas ukuran 2 gram dijual Rp5.068.000, ukuran 3 gram sebesar Rp7.577.000, dan ukuran 5 gram mencapai Rp12.595.000.
Adapun emas ukuran 10 gram dipasarkan seharga Rp25.135.000. Untuk ukuran yang lebih besar, emas 25 gram dibanderol Rp62.712.000, ukuran 50 gram sebesar Rp125.345.000, sedangkan ukuran 100 gram mencapai Rp250.612.000.
Harga emas dengan berat lebih besar juga tercatat mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Emas ukuran 250 gram dijual Rp626.265.000, ukuran 500 gram sebesar Rp1.252.320.000, dan ukuran 1.000 gram atau satu kilogram mencapai Rp2.504.600.000.
Selain memperhatikan harga pembelian, masyarakat yang bertransaksi emas juga perlu mempertimbangkan ketentuan perpajakan. Transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen yang dipotong langsung dari nilai transaksi. Sementara itu, pembelian emas Antam dikenakan PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tercantum pada laman resmi Logam Mulia.
Dengan adanya perubahan harga tersebut, calon pembeli maupun investor disarankan memeriksa harga resmi sebelum melakukan transaksi. Selain itu, keputusan investasi emas sebaiknya mempertimbangkan tujuan keuangan, jangka waktu penyimpanan, serta selisih harga beli dan harga jual kembali.
Bagaimana reaksi Anda?

Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!