Terkini

Pengunduran Rahayu Saraswati Berdampak pada Kepemimpinan Trinland dan Transisi Manajemen

Rahayu Saraswati secara resmi melepas jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk, tetapi tetap memiliki saham di perusahaan tersebut.

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo resmi mengundurkan diri dari posisi Komisaris Utama PT Perintis Triniti Properti Tbk (Trinland) pada 7 Oktober 2026. Direktur Utama Trinland, Ishak Chandra, memastikan kabar ini lewat keterbukaan informasi yang diumumkan pada 9 Oktober 2026.

Pengunduran diri Rahayu akan dibahas dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang segera digelar. Meski demikian, Rahayu tetap menjalankan tugasnya sampai keputusan resmi diambil dan berkomitmen mendukung proses transisi di perusahaan.

Ishak Chandra menegaskan bahwa setelah pengunduran diri Rahayu Saraswati, ia tidak akan lagi menjabat dalam jajaran pengurus perseroan.

Status Saham dan Komitmen Rahayu

Walaupun mundur dari posisi komisaris utama, Rahayu tetap menjadi pemegang saham Trinland secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), ia memiliki 178,6 juta saham atau 3,92 persen secara individu.

Selain itu, Rahayu memegang saham melalui dua entitas, yakni PT Raksaka Satya Devya dengan kepemilikan 2,92 persen dan PT Rada Saraswati Surya sebesar 1 persen. Dengan demikian, total saham yang dimilikinya mencapai 7,84 persen, menunjukkan keterlibatan signifikan dalam struktur kepemilikan Trinland.

Sebelumnya, Rahayu berencana untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya secara bertahap hingga mencapai 20 persen sebagai bagian dari komitmen dalam perannya sebagai mitra strategis Trinland. Selain itu, ia akan terus memberikan kontribusi dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham.

Visi dan Pengembangan Perusahaan

Ishak Chandra menegaskan bahwa visi yang dibawa Rahayu selama ini akan tetap dilanjutkan oleh manajemen Trinland. Visi tersebut mencakup pengembangan properti yang ramah lingkungan, penguatan perspektif perempuan di sektor properti, serta peningkatan kualitas desain.

Visi yang dibawa Rahayu sejak bergabung dengan perseroan, yaitu mendorong pembangunan gedung dan pengembangan properti yang lebih sadar dan ramah lingkungan, menghadirkan perspektif perempuan yang lebih kuat di sektor properti, serta meningkatkan kualitas dan keunggulan dalam desain, akan tetap dilanjutkan oleh manajemen perseroan, jelas Ishak.

Rahayu Saraswati resmi menjabat Komisaris Utama Trinland setelah diangkat melalui RUPSLB pada 2 Desember 2025, sekaligus menjadi pemegang saham perusahaan. Kini, pengunduran dirinya mengubah posisi dalam struktur pengurus, namun keterlibatannya di perusahaan tetap berlanjut sebagai pemegang saham yang aktif.

Langkah selanjutnya adalah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mengesahkan pengunduran diri Rahayu Saraswati dan menetapkan susunan pengurus baru di Trinland.

Sumber: Banten TV

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *