Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp125.000 per kilogram pada Kamis, 5 November 2026. Sementara itu, harga telur ayam ras berada di angka Rp29.500 per kilogram berdasarkan pemantauan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Data PIHPS yang dihimpun di Jakarta pada pukul 08.08 WIB menunjukkan sejumlah komoditas pangan lainnya juga mengalami perbedaan harga. Bawang merah dan bawang putih masing-masing tercatat sebesar Rp40.000 per kilogram.
Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I dan II masing-masing dijual Rp17.000 per kilogram. Sementara itu, beras medium I berada di harga Rp16.000 per kilogram dan medium II mencapai Rp18.000 per kilogram.
Adapun beras kualitas super I tercatat sebesar Rp18.000 per kilogram, sedangkan kualitas super II berada di angka Rp17.000 per kilogram. Data tersebut memperlihatkan variasi harga berdasarkan kategori dan kualitas beras yang dipasarkan kepada konsumen.
Pada kelompok komoditas cabai, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing mencapai Rp100.000 per kilogram. Angka yang sama juga tercatat untuk cabai rawit hijau, sedangkan cabai rawit merah menjadi komoditas dengan harga tertinggi di kelompok tersebut, yakni Rp125.000 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp48.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I berada di angka Rp152.850 per kilogram dan kualitas II mencapai Rp144.050 per kilogram.
Di sisi lain, harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp20.000 per kilogram. Adapun gula pasir lokal dijual dengan harga Rp19.600 per kilogram berdasarkan data pemantauan PIHPS.
Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp20.350 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I dan II masing-masing berada di angka Rp25.000 per liter.
Data tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan harga berbagai kebutuhan pokok di tingkat pedagang eceran secara nasional. Informasi PIHPS dapat menjadi salah satu acuan bagi masyarakat untuk memantau pergerakan harga pangan sekaligus membantu memahami kondisi pasar.
Tingginya harga sejumlah komoditas, terutama cabai rawit merah, menjadi perhatian karena bahan pangan tersebut termasuk kebutuhan yang banyak digunakan dalam konsumsi sehari-hari. Perubahan harga komoditas pangan juga menjadi informasi penting bagi konsumen dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.

Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!