Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan pada pembukaan perdagangan Jumat, 30 Oktober 2026. Mata uang Garuda naik 14 poin atau sekitar 0,08 persen ke posisi Rp18.123 per dolar AS.
Penguatan tersebut terjadi dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.137 per dolar AS. Pergerakan ini menunjukkan adanya perbaikan nilai tukar rupiah pada awal perdagangan setelah mengalami tekanan di pasar valuta asing.
Sebelumnya, pada pembukaan perdagangan Kamis, rupiah juga sempat menguat 43 poin atau 0,24 persen ke level Rp18.141 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp18.184 per dolar AS. Namun, pada penutupan perdagangan Kamis sore, rupiah kembali melemah 47 poin atau 0,26 persen menjadi Rp18.137 per dolar AS.
Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis tercatat menguat ke posisi Rp18.128 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya sebesar Rp18.183 per dolar AS.
Pergerakan nilai tukar rupiah masih dipengaruhi oleh berbagai sentimen ekonomi global, termasuk perkembangan kebijakan suku bunga Amerika Serikat dan kondisi pasar keuangan internasional. Penguatan pada pembukaan perdagangan Jumat menjadi perkembangan positif bagi mata uang domestik, meskipun pergerakannya tetap berpotensi berubah mengikuti dinamika pasar.

Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!