Terkini

BI dan Pemprov Banten Percepat Realisasi Investasi dengan Networking Meeting

Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan Investor Networking Meeting dalam ajang Banten Investment Forum 2026 guna mempercepat realisasi investasi di daerah.

Bank Indonesia Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten menyelenggarakan Investor Networking Meeting dalam rangkaian Banten Investment Forum (BIF) 2026 di Tangerang Selatan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring investor serta mendorong percepatan realisasi investasi di wilayah Provinsi Banten.

Peran Investasi dalam Ekonomi Banten

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa realisasi investasi di Provinsi Banten menunjukkan hasil yang positif. Pada tahun 2025, total investasi mencapai Rp130,2 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 214.216 orang. Sementara itu, pada semester pertama tahun 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp66,3 triliun atau 46,63 persen dari target tahunan, sehingga menempatkan Banten pada peringkat kelima nasional dalam hal realisasi investasi.

Investasi merupakan penopang utama perekonomian daerah, yang tercermin dari kontribusi pembentukan modal tetap bruto (PMTB) terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) sebesar 30,97 persen pada tahun 2025. Untuk mempertahankan tren positif tersebut, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memberikan kemudahan dan kepastian berusaha bagi para investor.

Upaya Mempercepat Realisasi Investasi

Pemerintah Provinsi Banten mempercepat perizinan yang transparan dan terintegrasi serta menyelesaikan hambatan investasi. Penandatanganan Komitmen Bersama Mengatasi Debottlenecking Investasi bersama Bank Indonesia dan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten menjadi langkah strategis dalam percepatan penyelesaian kendala investasi, terutama terkait lahan, tata ruang, dan perizinan.

Andra Soni juga mendorong Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini bertujuan agar perizinan yang telah diterbitkan dapat segera ditindaklanjuti menjadi investasi nyata.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Ossy Dermawan, memberikan apresiasi terhadap Banten Investment Forum (BIF) 2026 sebagai wadah untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong investasi. Ia menegaskan bahwa kepastian pertanahan dan tata ruang merupakan faktor utama dalam menarik investor, terutama mengingat posisi strategis Banten sebagai wilayah penyangga kawasan metropolitan.

Forum ini berfungsi sebagai wadah untuk memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan sekaligus mendorong investasi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, ujar Ossy Dermawan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Sofwan Kurnia, menyatakan bahwa Banten Investment Forum (BIF) 2026 merupakan momentum penting untuk memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang investasi baru. Bank Indonesia berkomitmen untuk memfasilitasi sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif.

Dalam forum tersebut, Gubernur Banten menyampaikan apresiasi kepada perwakilan negara sahabat, kementerian, pemerintah kabupaten/kota, serta pelaku usaha yang telah mendukung pengembangan investasi di wilayah tersebut. Langkah-langkah yang diambil diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi Banten secara berkelanjutan.

Sumber: Banten TV

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
5 · 1 penilai

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *