Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember terus meningkatkan kualitas pengelolaan sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan guna mendukung keberhasilan program revitalisasi sekolah tahun 2026. Upaya ini dilakukan melalui pelatihan manajemen sarpras agar fasilitas pendidikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Dispendik Jember Perkuat Pengelolaan Sarpras untuk Sukseskan Revitalisasi Pendidikan 2026
Dispendik Jember menggelar pelatihan manajemen sarpras untuk mendukung revitalisasi pendidikan 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelola sekolah dalam merencanakan, menggunakan, mengawasi, dan merawat
Pelatihan Peningkatan Mutu Manajemen Sarana Prasarana Program Revitalisasi 2026 berlangsung selama dua hari, pada 14–15 Oktober 2026, di Aula Graha Wiyata Mandala Dispendik Jember. Kegiatan tersebut melibatkan pengawas dan penilik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Nonformal (PNF), kepala satuan PAUD, serta koordinator kecamatan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dispendik Jember, Nurul Hafid Yasin, menegaskan bahwa keberhasilan revitalisasi tidak cukup hanya melalui pembangunan atau perbaikan gedung. Pengelolaan fasilitas yang tertib, bertanggung jawab, dan berkesinambungan juga diperlukan agar sarana pendidikan benar-benar mendukung kegiatan belajar mengajar.
Menurutnya, fasilitas yang telah dibangun harus digunakan sesuai kebutuhan dan dirawat secara berkala. Karena itu, peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang bertanggung jawab atas pengelolaan sarpras menjadi bagian penting dalam menjaga manfaat program revitalisasi.
Pengawas dan penilik pendidikan juga memiliki peran strategis dalam memastikan fasilitas sekolah dikelola sesuai kebutuhan. Tugas tersebut mencakup pengawasan, evaluasi, serta pendampingan terhadap satuan pendidikan agar sarana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif.
Selain pengawasan, aspek administrasi dan perencanaan turut menjadi perhatian. Pencatatan aset, penggunaan fasilitas, hingga pemeliharaan perlu dilakukan secara tertib dan transparan untuk memastikan pengelolaan sarpras dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui pelatihan ini, Dispendik Jember berharap pengelolaan fasilitas pendidikan menjadi lebih profesional dan efisien. Dengan manajemen yang baik, program revitalisasi diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan yang layak, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Jember.
Bagaimana reaksi Anda?



Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!