Terkini

PLN Resmikan SPKLU Jajar Solo, Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik

PLN meresmikan SPKLU Jajar Solo dengan tiga pengisi daya ultra cepat berkapasitas 120 kW, melayani enam mobil sekaligus serta terintegrasi dengan Sender Coffee.

Image Source: radarsemarang.jawapos.com

PT PLN (Persero) terus memperluas infrastruktur pendukung kendaraan listrik sekaligus meningkatkan pemanfaatan aset perusahaan melalui pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Jajar Solo di Jalan Adi Sucipto, Jajar, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Fasilitas pengisian daya tersebut diresmikan oleh Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero), Yusuf Didi Setiarto, pada Sabtu (31/10/2026).

Kehadiran SPKLU Jajar Solo menjadi bagian dari strategi PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional, terutama melalui penyediaan layanan pengisian daya yang lebih cepat, mudah dijangkau, dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan.

Selain mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik, pengembangan fasilitas tersebut juga mengintegrasikan layanan kelistrikan dengan kegiatan komersial. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah terhadap aset perusahaan sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.

Dilengkapi Tiga Unit Ultra Fast Charging Berkapasitas 120 kW

SPKLU Jajar Solo menghadirkan tiga unit pengisian daya berteknologi Ultra Fast Charging. Setiap unit memiliki kapasitas 120 kilowatt (kW) dan dilengkapi dua konektor pengisian.

Dengan konfigurasi tersebut, fasilitas ini mampu melayani hingga enam kendaraan listrik secara bersamaan.

Penggunaan teknologi pengisian daya berkapasitas tinggi diharapkan dapat memberikan alternatif layanan yang lebih praktis bagi pemilik kendaraan listrik, baik yang beraktivitas di wilayah Surakarta maupun pengguna dari daerah sekitarnya.

Kapasitas pelayanan yang tersedia juga memungkinkan beberapa kendaraan melakukan pengisian dalam waktu bersamaan sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan energi kendaraannya.

Pengembangan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya PLN menyediakan infrastruktur pengisian daya yang dapat mendukung mobilitas masyarakat seiring dengan berkembangnya penggunaan kendaraan listrik.

SPKLU Terintegrasi dengan Fasilitas Komersial Sender Coffee

Tidak hanya menghadirkan layanan pengisian daya, SPKLU Jajar Solo juga dikembangkan dengan konsep kawasan yang terintegrasi dengan fasilitas komersial.

Di lokasi tersebut terdapat Sender Coffee yang dikelola oleh CV Personal Space. Kehadiran fasilitas ini memungkinkan pengguna kendaraan listrik memanfaatkan waktu selama pengisian daya untuk beristirahat, menikmati makanan dan minuman, atau menjalankan aktivitas lainnya.

Integrasi antara SPKLU dan fasilitas komersial menjadi salah satu pendekatan PLN dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Konsep tersebut juga menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur kendaraan listrik tidak harus berdiri sendiri, tetapi dapat dipadukan dengan kegiatan usaha yang memberikan manfaat ekonomi tambahan.

Bagi pelanggan, keberadaan area komersial memberikan pilihan aktivitas selama menunggu proses pengisian daya. Sementara itu, bagi pelaku usaha, kawasan tersebut berpotensi menjadi ruang pengembangan kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan mobilitas pengguna kendaraan listrik.

Melalui pendekatan ini, PLN berupaya mengoptimalkan aset perusahaan agar tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas kelistrikan, tetapi juga memiliki manfaat yang lebih luas.

PLN Dorong Infrastruktur Pengisian Daya yang Andal dan Mudah Diakses

Wakil Direktur Utama PLN, Yusuf Didi Setiarto, menegaskan bahwa pengembangan jaringan SPKLU menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Menurutnya, ketersediaan infrastruktur yang memadai dan berada di lokasi strategis dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan kendaraan listrik.

Karena itu, PLN tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah fasilitas pengisian daya, tetapi juga memperhatikan kualitas layanan yang diberikan kepada pelanggan.

Yusuf menjelaskan bahwa pengembangan SPKLU harus mampu menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang menginginkan akses pengisian daya secara praktis dan andal.

Ia juga menyoroti karakter SPKLU Jajar Solo yang mengusung tema heritage atau warisan budaya sebagai identitas fasilitas tersebut.

Dengan konsep yang memiliki ciri khas, Yusuf berharap SPKLU Jajar dapat menjadi ikon baru di Kota Solo sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengembangan fasilitas yang menggabungkan layanan modern dengan pendekatan budaya tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan pengalaman pelanggan yang berbeda.

Optimalisasi Aset PLN Buka Peluang Pengembangan Usaha

Selain memperkuat infrastruktur kendaraan listrik, pembangunan SPKLU Jajar Solo juga diarahkan untuk meningkatkan nilai pemanfaatan aset PLN.

Penggunaan kawasan yang terintegrasi dengan kegiatan komersial memungkinkan aset perusahaan dimanfaatkan secara lebih produktif.

Pendekatan tersebut membuka kesempatan bagi PLN untuk mengembangkan kerja sama dengan mitra usaha dalam menghadirkan layanan pendukung di sekitar fasilitas pengisian daya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menjelaskan bahwa SPKLU Jajar Solo merupakan salah satu bentuk inovasi pelayanan kelistrikan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurut Bramantyo, pengembangan SPKLU perlu memperhatikan kemudahan akses sekaligus kenyamanan pelanggan ketika menggunakan fasilitas pengisian daya.

Integrasi dengan kawasan komersial menjadi salah satu cara untuk memastikan waktu pengisian kendaraan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif.

Ia berharap konsep tersebut memberikan manfaat bagi pengguna kendaraan listrik serta mendukung munculnya peluang kegiatan usaha di sekitar SPKLU.

Dengan demikian, keberadaan fasilitas pengisian daya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan energi listrik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang memiliki aktivitas ekonomi.

Komunitas Kendaraan Listrik Sambut Positif Kehadiran SPKLU

Pengembangan SPKLU Jajar Solo turut memperoleh apresiasi dari komunitas pengguna kendaraan listrik.

Ketersediaan fasilitas pengisian daya berteknologi cepat dinilai membantu memenuhi kebutuhan mobilitas pengguna, khususnya ketika melakukan perjalanan di dalam kota maupun antarkota.

Penambahan infrastruktur tersebut memberikan pilihan lokasi pengisian daya bagi pemilik kendaraan listrik yang membutuhkan layanan dalam perjalanan.

Bagi pengguna kendaraan listrik, keberadaan SPKLU yang mudah dijangkau menjadi salah satu pertimbangan penting dalam merencanakan perjalanan.

Dengan adanya fasilitas berkapasitas tinggi di kawasan Jajar, pengguna memperoleh alternatif pengisian daya yang dapat melayani beberapa kendaraan sekaligus.

PLN Perkuat Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik

Peresmian SPKLU Jajar Solo mencerminkan upaya PLN dalam mengembangkan fasilitas pendukung kendaraan listrik melalui pendekatan yang mengutamakan kualitas pelayanan dan optimalisasi aset.

Penyediaan tiga unit Ultra Fast Charging berkapasitas masing-masing 120 kW menunjukkan pengembangan infrastruktur yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna kendaraan listrik.

Sementara itu, integrasi dengan Sender Coffee memperlihatkan upaya menghadirkan kawasan pengisian daya yang dapat mendukung aktivitas pelanggan sekaligus kegiatan usaha.

Melalui pengembangan tersebut, PLN berharap SPKLU Jajar Solo dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mendukung mobilitas kendaraan listrik, dan menjadi salah satu fasilitas pengisian daya dengan karakter khas di Kota Surakarta.

Keberadaan SPKLU ini sekaligus memperkuat langkah perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik yang mudah diakses, nyaman digunakan, serta mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan usaha di sekitarnya.

Sumber: Radar Semarang

Bagaimana reaksi Anda?
Nilai artikel ini
Belum ada penilaian

Mungkin Anda suka

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *